JATENGKU.COM, SEMARANG – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan dalam hal literasi dan kepatuhan perpajakan. Menyadari hal ini, salah satu mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) melalui program pengabdian masyarakat melakukan pendampingan kepada UMKM Minimarket “58 Mapan” di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program monodisiplin yang dipimpin oleh Dea Salsabila, mahasiswi Jurusan Akuntansi Perpajakan. Program ini berfokus pada peningkatan pemahaman dan kepatuhan pajak bagi pemilik Minimarket “58 Mapan,” dengan tujuan menjadikan pajak bukan lagi sebagai beban, melainkan sebagai bekal penting untuk legalitas dan keberlanjutan usaha.
Dea menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan komprehensif tentang perpajakan UMKM, mulai dari jenis pajak yang relevan untuk usaha mikro, cara pendaftaran NPWP, perhitungan, hingga prosedur pelaporan yang benar. “Melalui program ini, kami ingin mengubah pandangan pemilik UMKM dari yang semula
menganggap pajak sebagai beban menjadi aset. Kepatuhan pajak yang baik dapat membuka akses ke permodalan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perbankan dan
investor,” ujar Dea.
Sebagai luaran utama, program ini menghasilkan sebuah Booklet Panduan Praktis Pajak UMKM yang berisi:
- Jenis-jenis pajak yang relevan bagi usaha mikro.
- Panduan pendaftaran NPWP.
- Cara perhitungan pajak bulanan dan tahunan.
- Prosedur pelaporan pajak yang benar.

Pelaksanaan program ini disambut baik oleh pemilik Minimarket “58 Mapan,” yang kini memiliki pemahaman lebih baik tentang kewajiban perpajakannya. “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Sebelumnya, kami tidak begitu memahami seluk-beluk pajak. Sekarang, kami tahu bagaimana cara menghitung dan melaporkan pajak dengan benar, sehingga kami merasa lebih tenang dalam menjalankan usaha,” kata pemilik minimarket.
Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang terstruktur dan media komunikasi yang tepat dapat menjadi alat efektif untuk meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan di kalangan UMKM, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Ucapan Terima Kasih: Kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses berkat bimbingan dan dukungan penuh dari dosen-dosen pembimbing. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Dr. Hari Susanta Nugraha, S.Sos., M.Si., dan Bapak Hafiz Rama Devara, S.Tr.T., M.T. atas arahan dan ilmu yang telah diberikan, sehingga program pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi UMKM.
Penulis: Dea Salsabila











