Mendorong Pembangunan Desa: Mahasiswa KKN-R TIM 81 Undip Menyusun Rancangan Masterplan Lahan Hijau dan Policy Brief Tata Kelola Aset Desa Selokarto

SELOKARTO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro melaksanakan pemaparan Program Kerja Multidisiplin 1 di Balai Desa Selokarto Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum penyampaian hasil kajian dan rancangan program yang berfokus pada pengembangan lahan hijau desa serta penyusunan policy brief tata kelola aset desa sebagai upaya mendorong pembangunan Desa Selokarto yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian. Kegiatan pemaparan dihadiri oleh Perangkat Desa dan BPD Desa Selokarto.

Program KKN yang dijalankan oleh Tim 81 Desa Selokarto ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan desa untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki guna menunjang peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADesa). Berdasarkan hasil diskusi dua arah dengan perangkat desa mahasiswa menilai bahwa pemanfaatan aset desa berupa lahan hijau yang strategis perlu menjadi salah satu prioritas pembangunan. Lahan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang rekreasi masyarakat, mengingat lokasinya yang bersebelahan langsung dengan balai desa serta Koperasi Desa Merah Putih sehingga mudah diakses dan berpeluang menjadi pusat aktivitas sosial maupun ekonomi warga.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan rancangan lahan hijau Desa Selokarto yang direncanakan sebagai ruang terbuka publik terpadu. Konsep pengembangan kawasan ini mencakup sejumlah fasilitas penunjang, seperti playground ramah anak, mini zoo sebagai sarana rekreasi dan edukasi keluarga, sentra UMKM desa, serta lapangan mini soccer yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang olahraga dan interaksi sosial masyarakat. Rancangan tersebut disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta masukan dari perangkat desa terkait potensi wilayah yang dapat dikembangkan secara optimal.

Pemaparan Program Kerja Multidisiplin 1 disampaikan secara komprehensif melalui empat kelompok. Kelompok 1 memaparkan masterplan lahan hijau Balai Desa Selokarto yang meliputi perencanaan layout kawasan, visualisasi 3D, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kelompok 2 menyoroti aspek lingkungan dan sistem pendukung melalui pemaparan biopori lahan hijau, disertai penyusunan dokumen use case, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram sebagai alur sistem ticketing pengunjung. Kelompok 3 menyampaikan policy brief tentang optimalisasi penguatan tata kelola peraturan dan administratif dalam pemanfaatan aset Desa Selokarto. Sementara itu, Kelompok 4 memaparkan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) gudang pakan untuk mini zoo serta panduan pemilahan sampah pada fasilitas umum sesuai klasifikasi limbah.

Selain perencanaan fisik, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan dalam pengelolaan aset desa. M. Junaidi, Mahasiswa Administrasi Publik Fisip Universitas Diponegoro, menyampaikan bahwa pengelolaan aset desa memerlukan kebijakan yang jelas dan terintegrasi agar program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan. Sementara itu, Calvin Lodewyk, Mahasiswa Hukum Universitas Diponegoro, menekankan pentingnya alur pembuatan kebijakan desa serta kepastian hukum dalam pemanfaatan aset desa sebagai dasar pengelolaan yang aman, tertib, dan akuntabel.

Pemerintah Desa Selokarto menyambut baik gagasan dan rekomendasi yang disampaikan mahasiswa KKN. Sekretaris Desa Selokarto, Pak Santoso, menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemikiran serta perencanaan yang telah disusun secara komprehensif. Ia berharap rancangan dan rekomendasi kebijakan tersebut dapat menjadi referensi yang aplikatif dan dapat dieksekusi dalam perencanaan pembangunan desa ke depan, seiring semangat pemerintah desa dalam memajukan Selokarto. “Kalo di tingkat nasional ada Indonesia Emas 2045, mudah-mudahan di tingkat desa ada Selokarto Emas 2045,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong Desa Selokarto menjadi desa yang lebih mandiri, mampu mengelola potensi dan aset desa secara optimal, serta berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan dan berjangka panjang.

 

 

Mendorong Pembangunan Desa: Mahasiswa KKN-R TIM 81 Undip Menyusun Rancangan Masterplan Lahan Hijau dan Policy Brief Tata Kelola Aset Desa Selokarto

(Foto Bersama Mahasiswa KKN Tim 81 Bersama Perangkat Desa dan BPD Desa Selokarto)

Mendorong Pembangunan Desa: Mahasiswa KKN-R TIM 81 Undip Menyusun Rancangan Masterplan Lahan Hijau dan Policy Brief Tata Kelola Aset Desa Selokarto

(Pemaparan Kepada Perangkat Desa Selokarto)

Mendorong Pembangunan Desa: Mahasiswa KKN-R TIM 81 Undip Menyusun Rancangan Masterplan Lahan Hijau dan Policy Brief Tata Kelola Aset Desa Selokarto

(Mahasiswa KKN Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, M. Junaidi saat melakukan penyerahan dokumen Policy Brief  kepada perangkat Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang)

 

 

 

 

Editor: Handayat

Tag