JATENGKU.COM, BATANG — Didominasi oleh kegiatan pertanian, Dusun Tembelang, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar menyimpan potensi besar melalui komoditas unggulannya seperti jagung, pisang dan singkong. Ketiga hasil bumi ini sejatinya dapat menjadi sumber bahan baku beraneka macam makanan, sayangnya, potensi yang dimiliki belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini menjadi latar belakang mengapa mahasiswa KKNT-41 Universitas Diponegoro mengadakan program optimalisasi industri rumahan berbasis potensi lokal.

Pada program kali ini, mahasiswa KKNT-41 berfokus pada pengajaran pembuatan keripik singkong sebagai salah satu potensi lokal yang bisa dikembangkan menjadi UMKM. Selain pembuatan keripik singkong, mahasiswa KKNT-41 juga mengajarkan terkait perhitungan, pencatatan, promosi, pemasaran hingga teknik negosiasi.

Selain hal hal teknis dalam memulai suatu UMKM, Afifah Zahra seorang mahasiswi Fakultas Psikologi hadir untuk mendampingi warga agar lebih percaya diri dan termotivasi dengan psikoedukasinya yang berjudul “Mulai Aja Dulu: Motivasi dan Mindset Berwirausaha”.

Pada sesi psikoedukasi, Zahra berfokus pada diskusi ringan kepada ibu ibu peserta terkait apa yang menjadi tantangan, hambatan dan ketakutan dalam memulai berwirausaha. Dari diskusi yang dilakukan, Zahra berusaha masuk untuk memberikan motivasi agar warga tidak takut gagal serta belajar untuk melihat peluang yang ada di sekitar. Bukan hanya motivasi, Zahra juga berusaha menanamkan pentingnya growth mindset yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha dalam mengambil langkah awal dalam berwirausaha.

Bukan hanya menyampaikan materi dan berdiskusi, Zahra juga mengajak ibu ibu untuk saling bercerita terkait pengalamannya dalam membangun usaha, yang harapannya hal ini dapat memotivasi ibu ibu lainnya untuk mulai berwirausaha.

Dalam pelaksanaannya yang dilaksanakan pada 12 Juli 2025, psikoedukasi ini disambut dengan baik dan mendapatkan respon positif serta tingginya antusias ibu ibu dalam bercerita dan berdiskusi. Dari kegiatan ini harapannya dapat membuat warga terutama ibu ibu lebih percaya diri dan berani untuk mencoba usaha rumahan dan pada akhirnya akan memunculkan UMKM UMKM baru berbasis potensi lokal di Dusun Tembelang.

Editor: Handayat