JATENGKU.COM, KEBUMEN — Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 162 Universitas Diponegoro sukses menggelar program sosialisasi multidisiplin berjudul “Optimalisasi Branding UMKM Opak melalui Inovasi Kemasan dan Strategi Promosi pada Media Sosial” pada Selasa (12/8) malam pukul 21.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai ini dihadiri langsung oleh Paguyuban Bina Sutra, pengrajin opak, dan Ketua BUMDes setempat, serta puluhan pelaku UMKM opak di wilayah tersebut. Program ini merupakan respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha opak, terutama terkait minimnya keterampilan desain digital, rendahnya konsistensi dalam mengunggah konten, persaingan dengan produk sejenis yang sudah memiliki kemasan profesional, serta belum adanya strategi pemasaran yang baik. Program multidisiplin ini difokuskan pada optimalisasi platform Instagram sebagai media pemasaran utama, mengingat efektivitasnya untuk produk makanan seperti opak.

Sebagai hasil nyata dari kegiatan sosialisasi ini, tim KKN-T UNDIP 162 berhasil menghasilkan tiga output utama yang dapat langsung diimplementasikan: desain packaging opak yang lebih modern dan eye-catching, template strategi konten Instagram lengkap dengan panduan posting harian dan mingguan, serta booklet panduan komprehensif tentang optimalisasi Instagram untuk bisnis UMKM opak. Diharapkan melalui program ini, omzet para pengrajin opak dapat meningkat signifikan dan mampu bersaing dengan produk sejenis di pasar digital yang semakin kompetitif.

Menurut salah satu anggota Tim KKN-T 162, strategi ini bertujuan agar UMKM mampu bersaing di tengah perkembangan era digital. “Kami ingin produk opak dari Desa Kebumen tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga bisa dikenal di luar daerah melalui kemasan yang menarik dan promosi digital yang efektif,” ungkapnya.

Sosialisasi Program KKN-T UNDIP 162 ini menunjukkan komitmen nyata perguruan tinggi dalam memberdayakan ketahanan pangan UMKM lokal melalui transfer teknologi dan pengetahuan digital marketing. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak universitas dan implementasi strategi yang telah dipelajari, diharapkan UMKM opak di wilayah tersebut dapat berkembang menjadi bisnis yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi di era digital. Langkah yang dilakukan Tim KKN-T 162 UNDIP menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Editor: Handayat