JATENGKU.COM, SEMARANG — Dalam rangka program KKN‑T Multidisiplin, TIM 37 Kelompok 3 meluncurkan aksi inovatif untuk memperkuat ketahanan pangan melalui solusi lingkungan. Pada Sabtu pagi tersebut, mereka mengubah limbah plastik menjadi media tanam khusus sawi dan wadah untuk pestisida alami. Mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Pendukung Ketahanan Pangan”, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengubahan sampah menjadi sumber daya produktif di tingkat komunitas.
Limbah plastik, yang selama ini menjadi sumber pencemaran lingkungan, dimanfaatkan kembali sebagai bahan dasar pembuatan alat-alat tanam seperti pot. Dengan cara ini, limbah plastik tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan menjadi wadah yang berguna dalam mendukung kegiatan bercocok tanam secara mandiri.
Sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia pertanian sekaligus memanfaatkan limbah organik, telah dibuat pestisida alami dari kulit bawang merah serta pupuk cair organik dari limbah buah. Pestisida organik ini digunakan untuk melindungi tanaman sawi dari serangan hama tanpa mencemari tanah maupun merusak ekosistem. Sementara itu, pupuk cair organik berperan dalam menggemburkan tanah dan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh optimal.
“Kegiatan ini cukup seru dan menggembirakan, karena kami telah dibantu oleh adik-adik mahasiswa. Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan tentunya ilmu yang lain, yang dapat kami ambil berikutnya. Terutama pemanfaatan limbah yang sulit terurai yang dapat dimanfaatkan untuk ketahanan tangan” Ungkap Ibu Rani, Ibu Ketua PKK RW 06 ikut hadir dalam kegiatan
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dan upaya ketahanan pangan dapat berjalan secara beriringan. Melalui pemanfaatan ulang limbah plastik, pencemaran lingkungan dapat ditekan sekaligus mendukung pertanian skala kecil yang berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga. Mahasiswa pelaksana berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan lokal.











