JATENGKU.COM, Rembang — Sebagai bentuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), tiga mahasiswa dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan magang di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Shofikatul Umma (NPM 22810170), Jauharotul Maniah (NPM 22810171), dan Ais Rahmandani (NPM 22810225). Kegiatan magang ini berlangsung selama beberapa minggu, di mana para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung mengenai sistem kerja, budaya organisasi, serta praktik manajemen pelayanan publik di instansi pemerintahan.

Menimba Ilmu dan Pengalaman di Dunia Kerja Pemerintahan

Selama menjalani masa magang, para mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung dari pegawai dan pejabat di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Rembang. Mereka terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi dinas, seperti pengelolaan dokumen perizinan usaha, pelayanan informasi investasi, serta pengoperasian sistem perizinan berbasis digital (OSS – Online Single Submission).

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana sebuah instansi pemerintah bekerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Mereka belajar memahami proses birokrasi, pentingnya ketepatan waktu, serta tanggung jawab dalam melayani publik dengan profesionalisme.

“Kami merasa sangat beruntung bisa magang di DPMPTSP Kabupaten Rembang. Kami belajar bagaimana teori manajemen yang kami pelajari di kampus diterapkan dalam situasi nyata, terutama dalam hal pengelolaan pelayanan publik dan administrasi perizinan,” tutur Shofikatul Umma, salah satu mahasiswa peserta magang.

Selain mempelajari aspek teknis, mahasiswa juga diajak untuk memahami nilai-nilai penting dalam dunia kerja, seperti etika pelayanan, disiplin, dan kerja sama tim. Lingkungan kerja yang kondusif membuat proses pembelajaran berjalan dengan baik, sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan ritme kerja instansi pemerintahan.

“Pegawai DPMPTSP sangat terbuka dan membimbing kami dengan sabar. Kami diajak untuk ikut dalam proses pelayanan dan juga diajarkan bagaimana menginput data perizinan ke dalam sistem OSS. Kami mendapatkan banyak ilmu yang tidak bisa diperoleh hanya di kelas,” ungkap Jauharotul Maniah.

Sementara itu, Ais Rahmandani menambahkan, “Magang ini memberi kami gambaran nyata tentang pentingnya pelayanan publik yang efisien dan ramah. Kami belajar untuk berkomunikasi dengan masyarakat dan memahami bagaimana prosedur pelayanan dijalankan secara profesional.”

Kegiatan Internal dan Kebersamaan di Lingkungan DPMPTSP

Selama masa magang, mahasiswa juga berkesempatan untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan internal dinas. Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah acara lomba-lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang diadakan di halaman kantor DPMPTSP Kabupaten Rembang tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Para pegawai dan mahasiswa magang turut berpartisipasi dalam berbagai lomba tradisional yang diselenggarakan, seperti lomba balap karung, estafet air, dan beberapa permainan khas perayaan kemerdekaan lainnya.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga berfungsi mempererat hubungan antarpegawai serta membangun semangat kerja tim di lingkungan DPMPTSP. Bagi mahasiswa magang, kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengenal lebih dekat pegawai dan beradaptasi dengan budaya kerja yang menjunjung nilai kekeluargaan.

Dalam suasana penuh keakraban, para mahasiswa terlihat aktif berpartisipasi sekaligus membantu panitia dalam mempersiapkan perlombaan. Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa magang bukan hanya tentang belajar bekerja, tetapi juga membangun relasi sosial dan kerja sama lintas generasi antara pegawai dan mahasiswa.

Kontribusi Mahasiswa dalam Kegiatan Pelayanan Publik

Selain mengikuti kegiatan internal, mahasiswa magang juga diberi kesempatan untuk mendampingi pegawai dalam melayani masyarakat yang datang ke DPMPTSP. Mereka belajar bagaimana memberikan pelayanan dengan sopan, efisien, dan sesuai prosedur.

Dalam kegiatan pelayanan tersebut, mahasiswa turut membantu dalam hal administrasi, penataan dokumen, serta pencatatan data perizinan. Pengalaman ini memberikan mereka pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya ketelitian, koordinasi, dan komunikasi dalam memberikan pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas PGRI Semarang memperoleh keterampilan praktis dalam bidang manajemen pelayanan dan administrasi publik. Mereka juga belajar menghadapi berbagai situasi di lapangan serta memahami pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam setiap pekerjaan.

Kegiatan magang di DPMPTSP Kabupaten Rembang menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para mahasiswa, karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana peran pemerintah daerah dalam mendorong investasi dan memberikan kemudahan perizinan bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Editor: Handayat