JATENGKU.COM, BatangMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tahun 2026 yang melaksanakan pengabdian di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, melaksanakan program kerja berupa pembuatan poster Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta pengadaan Alat Pelindung Diri (APD). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelaku usaha bengkel las terhadap pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Program kerja ini diinisiasi sebagai bentuk respon terhadap minimnya pemahaman pelaku usaha mengenai potensi bahaya kerja serta rendahnya penggunaan APD saat bekerja. Melalui media poster K3 yang informatif dan mudah dipahami, pelaku usaha diberikan edukasi mengenai risiko kecelakaan kerja, pentingnya perilaku kerja aman, serta beberapa APD yang wajib digunakan sesuai dengan aktivitas kerja masing-masing.

Kegiatan dilaksanakan secara langsung di Desa Jolosekti dengan metode sosialisasi dan pemasangan poster K3 di bengkel las. Selain itu, dilakukan pula penyerahan APD berupa sarung tangan, dan kedok las yang disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini bertujuan agar edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat langsung diterapkan.

Dalam pelaksanaannya, pelaku usaha diberikan pemahaman bahwa penerapan K3 bukan hanya untuk mencegah kecelakaan kerja, tetapi juga untuk menjaga kesehatan jangka panjang serta meningkatkan produktivitas kerja. Poster K3 yang disusun memuat pesan-pesan singkat mengenai prosedur kerja aman, potensi bahaya, serta pentingnya penggunaan APD sebagai langkah pencegahan risiko kerja.

Perangkat Desa Jolosekti menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program kerja ini. Diharapkan melalui kegiatan pembuatan poster K3 dan pengadaan APD, pelaku usahaDesa Jolosekti dapat lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, serta mampu membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN UNDIP Hadirkan Poster Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Pengadaan APD

Kegiatan ini juga didukung dengan praktik langsung di lapangan, di mana mahasiswa KKN turut memberikan contoh penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktivitas pengelasan. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa bersama pelaku usaha menunjukkan pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan pelindung, dan kedok las, guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja, seperti luka bakar, percikan api, maupun paparan panas berlebih.

Melalui kegiatan praktik ini, pelaku usaha diberikan pemahaman bahwa pekerjaan pengelasan memiliki potensi bahaya yang tinggi apabila tidak dilakukan sesuai prosedur K3. Penggunaan APD menjadi langkah utama dalam pencegahan kecelakaan kerja serta menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, baik dalam kegiatan produksi, perbaikan alat, maupun pekerjaan teknis lainnya.

Editor: Handayat

Tag