JATENGKU.COM, SEMARANG — Dunia kerja menuntut ketelitian, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi tinggi, terutama di sektor perbankan yang bergerak cepat dan penuh dinamika. Hal ini dibuktikan langsung oleh Ulilababil, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), yang menjalani program magang profesional di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk KCPS Majapahit.

Selama menjalani magang kurang lebih tiga bulan, Ulil ditempatkan di bagian administrasi dan pelayanan nasabah. Di posisi tersebut, ia berperan membantu proses verifikasi berkas, penginputan data nasabah ke sistem digital, pengecekan kelengkapan dokumen, serta mendukung kegiatan pelayanan di kantor cabang. Setiap hari menjadi kesempatan baru untuk belajar memahami bagaimana sistem kerja perbankan berjalan secara nyata.

Awalnya saya merasa cukup tegang karena pekerjaan di bank menuntut ketelitian yang tinggi. Tapi lama-kelamaan saya terbiasa dan justru belajar banyak dari para karyawan BTN yang sabar membimbing saya, ungkap Ulil saat menceritakan pengalamannya. Ia menambahkan bahwa dunia kerja di sektor perbankan benar-benar melatih kedisiplinan, kecepatan berpikir, dan kemampuan beradaptasi terhadap situasi.

Tak hanya berkutat dengan dokumen dan data, Ulil juga sering berinteraksi langsung dengan nasabah. Ia membantu menjelaskan alur layanan, menyiapkan berkas, serta ikut dalam proses pengecekan data calon nasabah. Dari pengalaman itu, ia menyadari bahwa pelayanan bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga tentang sikap sopan, empati, dan kemampuan menjaga kepercayaan nasabah. Saya belajar bahwa komunikasi yang baik bisa menciptakan kenyamanan bagi nasabah. Hal kecil seperti senyum dan sapaan ramah ternyata sangat berpengaruh, ujarnya.

Program magang ini juga membentuk karakter profesional dalam diri Ulil. Ia menjadi lebih disiplin dalam manajemen waktu, terbiasa bekerja dengan target, serta memahami pentingnya tanggung jawab dalam menjaga kerahasiaan data nasabah. Dunia kerja yang serba digital dan cepat membuatnya belajar untuk selalu sigap dalam menghadapi perubahan dan menyesuaikan diri dengan sistem baru.

Menurut pihak BTN KCPS Majapahit, kehadiran mahasiswa magang seperti Ulil memberikan kontribusi positif bagi kegiatan operasional, terutama dalam mendukung efisiensi administrasi dan pelayanan. Selain membantu pekerjaan kantor, mahasiswa juga membawa semangat baru dan wawasan akademik yang bermanfaat bagi lingkungan kerja.

Bagi Ulil, pengalaman magang di BTN menjadi bekal penting sebelum terjun ke dunia kerja sesungguhnya. Saya belajar bukan hanya soal teknis pekerjaan, tapi juga tentang sikap profesional, tanggung jawab, dan pentingnya kerja sama tim. Setiap hari di BTN memberi pelajaran berharga yang tidak saya dapat di ruang kelas, katanya dengan penuh semangat.

Editor: Handayat