JATENGKU.COM, Klaten — Siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN 1 Mutihan, Kabupaten Klaten, tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi mitigasi bencana gempa bumi yang dikemas melalui pembelajaran pengenalan peta risiko dan bahaya gempa bumi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman kebencanaan sejak dini agar siswa lebih siap dan waspada terhadap potensi gempa di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan ini, siswa dikenalkan dengan peta sederhana Desa Mutihan yang menunjukkan wilayah bahaya dan risiko gempa bumi. Melalui media visual berwarna, siswa diajak memahami perbedaan antara bahaya gempa dan risiko gempa, serta mengenali posisi sekolah dan lingkungan tempat tinggal mereka pada peta.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif. Siswa diajak berdiskusi, menjawab pertanyaan ringan, serta menunjuk langsung lokasi tertentu pada peta. Suasana kelas terlihat hidup dengan respon aktif siswa yang penasaran mengenai wilayah aman, wilayah rawan, dan apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi.
Salsa Nabila Isna Zuliana, Program studi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang menjadi pemateri, menyampaikan bahwa penggunaan peta bertujuan agar siswa lebih mudah memahami kondisi lingkungannya sendiri.
“Dengan peta, anak-anak jadi tahu di mana posisi mereka dan mengapa setiap tempat bisa memiliki tingkat risiko yang berbeda,” ujarnya.
Kepala Sekolah SDN 1 Mutihan menyambut baik kegiatan edukasi kebencanaan ini. Menurutnya, pembelajaran berbasis visual seperti peta sangat membantu siswa memahami materi yang berkaitan dengan lingkungan sekitar.
“Pembelajaran yang dikemas secara menyenangkan seperti ini sangat membantu karena mampu meningkatkan minat belajar siswa, terlebih setelah adanya kejadian gempa beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Selain mengenalkan peta risiko gempa, siswa juga diberikan pemahaman dasar mengenai langkah-langkah aman saat terjadi gempa bumi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi siswa SDN 1 Mutihan untuk lebih siap dan tanggap terhadap potensi bencana gempa di masa mendatang.







