JATENGKU.COM, Sukoharjo — Desa Laban yang bertepatan di Kabupaten Sukoharjo menjadi lokasi pelaksanaan berbagai program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan fokus pada pemberdayaan lingkungan, edukasi, dan sosial kemasyarakatan. Kehadiran mahasiswa KKN UNDIP disambut positif oleh masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Pada program multidisiplin, mahasiswa KKN UNDIP melaksanakan sosialisasi dan pembuatan lubang biopori sebagai upaya pengelolaan lingkungan yang lebih efektif. Kegiatan ini dilengkapi dengan penjelasan mengenai penentuan rasio biopori serta fungsi pengawasan agar biopori dapat berfungsi optimal dalam menyerap air dan mengurangi genangan. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan langsung dalam proses pembuatan biopori di lingkungan sekitar.


Selain itu, mahasiswa KKN UNDIP juga menyusun dan memasang poster edukatif yang menjelaskan manfaat briket sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Poster tersebut memuat informasi mengenai keunggulan briket, potensi pengurangan limbah, serta kontribusinya dalam menekan pencemaran lingkungan. Media edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan energi berkelanjutan.

Dalam bidang sosial dan pendidikan, mahasiswa KKN UNDIP berperan sebagai pendamping edukasi pembuatan ecobrick bagi siswa SD Negeri Laban 01. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada pengelolaan sampah plastik sejak dini dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan pada anak-anak.

Di samping itu, mahasiswa KKN UNDIP juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengajian bersama warga Desa Laban. Keterlibatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial-keagamaan masyarakat serta sarana mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga desa.

Melalui rangkaian program tersebut, KKN UNDIP di Desa Laban diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat edukasi masyarakat, serta membangun hubungan sosial yang harmonis antara mahasiswa dan warga.






