JATENGKU.COM, DEMAK – Mahasiswa dari Tim KKNT 164 Universitas Diponegoro (UNDIP), bekerja sama dengan pengelola TK Loireng, telah menyelenggarakan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak di TK tersebut pada Jumat (25/7/2025).
PHBS atau singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan salah satu program kerja Tim KKNT-164 UNDIP dengan fokus mengajak anak-anak menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dimulai melalui praktik cuci tangan yang baik dan tepat.
Acara diawali dengan penjelasan mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini, lalu dilanjutkan dengan demonstrasi enam langkah mencuci tangan sesuai dengan pedoman WHO.
Tim KKN-T 164 UNDIP memperagakan langkah demi langkah mencuci tangan menurut WHO, mulai dari membasahi telapak tangan, menggosok seluruh permukaan tangan, termasuk telapak, punggung, sela jari, ibu jari, hingga ujung jari dan membilasnya sampai bersih.

Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak mengenal dan langsung mempraktikkan contoh PHBS dalam keseharian mereka.
“Dengan adanya program PHBS ini, kami berharap agar adik-adik TK Loireng dapat mengetahui pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta mampu menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari mereka.” Ucap Akabr Arsyadani selaku koodinator desa.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Kombinasi antara penyuluhan materi, demonstrasi langkah teknis, praktik langsung, permainan edukatif, pembuatan kenang-kenangan kreatif, serta pemberian apresiasi menciptakan suasana yang menyenangkan.
Harapannya, semangat dan pembiasaan PHBS ini akan terus tumbuh di keluarga dan lingkungan sekolah di Desa Loireng, sehingga dapat membentuk generasi yang sehat dan bersih sejak dini.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, adik-adik di TK Loireng juga sangat senang dan bersemangat. Terima Kasih kepada anak anak KKN-T Undip Tim 164 yang sudah melaksanakan kegiatan penyuluhan PHBS dan bermain dengan adik-adik dari TK desa Loireng hari ini,” ucap Ibu Nuraini selaku guru di TK Terpadu, Desa Loireng.











