Semarang 13 Agustus 2025 – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam KKN-T Tim 145 menginisiasi pembuatan Bilingual Booklet Profil Bank Sampah Mawar Merah di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan profil, visi-misi, serta program Bank Sampah Mawar Merah kepada masyarakat lokal dan pihak luar, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Penyusunan booklet ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa terhadap program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah berjalan di Tugurejo. Bank Sampah Mawar Merah, yang berdiri sejak beberapa tahun lalu, menjadi salah satu penggerak penting dalam mengurangi volume sampah rumah tangga dan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya pemilahan serta daur ulang.
Penyusun bilingual booklet kelompok 4 Tim KKN-T 145, Adhwa, menjelaskan bahwa format bilingual dipilih untuk memperluas jangkauan informasi, terutama bagi pihak-pihak yang berkepentingan dari luar negeri atau komunitas internasional yang tertarik dengan model pengelolaan sampah di Tugurejo. “Dengan adanya bilingual booklet ini, saya berharap Bank Sampah Mawar Merah dapat menjadi contoh yang menginspirasi berbagai pihak terkait, memudahkan pengurus Bank Sampah menjelaskan profil Bank Sampah secara singkat dan mudah ke berbagai pihak. Saya berharap Bank Sampah Mawar Merah Tugurejo tidak hanya dikenal di Kota Semarang saja, tetapi juga saya berharap Bank Sampah Mawar Merah dapat dikenal sampai ke tingkat internasional,” ujarnya.
Selain menyajikan informasi tentang sejarah, visi misi, dan kegiatan rutin, booklet tersebut juga dilengkapi dengan lokasi Bank Sampah, layanan pendukung, dan aksesibilitas. Sehingga pembaca dapat memahami peran Bank Sampah secara lebih informatif dan menarik.
Ketua pengurus Bank Sampah Mawar Merah, Ibu Tatiek Sri Rochiati, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNDIP ini.
Program pembuatan bilingual booklet ini menjadi salah satu program kerja sosial masyarakat dari KKN-T Tim 145 di Tugurejo.










