JATENGKU.COM, DEMAKMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 23 Universitas Diponegoro menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan di Kantor Balai Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, Demak, pada Sabtu (9/8/25). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu PKK dengan penuh antusiasme.

Pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, agar mampu mengolah hasil laut menjadi produk bernilai jual. Hal ini sejalan dengan kondisi Desa Tedunan yang dikenal memiliki potensi besar di sektor perikanan. Melimpahnya hasil tangkapan ikan di desa ini diharapkan tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk olahan yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar pembuatan bakso ikan yang praktis, higienis, dan bernilai gizi tinggi, tetapi juga dibekali dengan sosialisasi mengenai pemberdayaan ekonomi keluarga. Materi tambahan meliputi perencanaan usaha sederhana, strategi pemasaran, serta pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan demikian, ibu-ibu PKK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman menyeluruh untuk memulai dan mengembangkan usaha rumahan.

“Kami ingin ibu-ibu di Desa Tedunan memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan di rumah. Tidak hanya membuat bakso ikan untuk konsumsi sehari-hari, tetapi juga sebagai peluang usaha yang bisa menambah pendapatan keluarga. Harapannya, kegiatan ini mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga di desa,” ujar salah satu anggota KKN-T Tim 23 Undip saat memberikan keterangan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif bertanya mengenai resep, takaran bahan, tips menjaga tekstur bakso, hingga strategi pemasaran produk di media sosial maupun pasar tradisional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Tim 23 berharap ibu-ibu PKK Desa Tedunan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi lokal. Melalui kreativitas dan keterampilan yang diperoleh, produk olahan ikan diharapkan dapat memiliki daya saing dan membuka peluang usaha baru. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga serta pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Editor: Handayat