JATENGKU.COM, KENDAL — Desa Gedong, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi kopi cukup baik. Lahan yang subur dan kondisi alam yang mendukung menjadikan desa ini mampu menghasilkan biji kopi berkualitas. Potensi ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang menjanjikan bagi warga desa.
Mahasiswa KKNT Tim 21 Universitas Diponegoro hadir di Desa Gedong Kendal untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu pengalaman menarik yang mereka dapatkan adalah mengikuti langsung proses pengolahan kopi di Gedong Coffee, sebuah tempat pengolahan kopi yang dikelola oleh warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga terlibat secara aktif mulai dari pemetikan buah kopi, pemisahan biji, proses penjemuran, hingga penggilingan menjadi bubuk kopi siap seduh.
Proses panjang pengolahan kopi di Gedong Coffee memberikan banyak pelajaran berharga. Mahasiswa belajar bahwa kualitas kopi tidak hanya ditentukan oleh jenis tanaman, tetapi juga oleh ketelitian dalam setiap tahap. Mulai dari pemetikan buah yang harus matang sempurna, proses fermentasi yang tepat, hingga pengeringan yang membutuhkan kesabaran.
Akhir dari perjalanan tersebut adalah penggilingan kopi yang menghasilkan bubuk dengan aroma khas. Hasil bubuk kopi ini kemudian diuji dengan diseduh langsung, memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk menikmati hasil kerja mereka bersama masyarakat.
Dosen pembimbing lapangan, Bu Tita Alfaricha, S.AB., M.AB., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini.
“Pengalaman langsung seperti ini sangat penting, karena mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami proses nyata di lapangan. Saya berharap kegiatan di Gedong Coffee dapat membuka wawasan mereka tentang potensi besar kopi lokal dan bagaimana mahasiswa bisa ikut berperan dalam pengembangannya,” ujar Bu Tita.
Bagi mahasiswa, pengalaman ini bukan sekadar praktik lapangan, melainkan kesempatan memahami nilai kerja keras petani kopi dan proses panjang sebelum kopi bisa dinikmati dalam secangkir. Sementara bagi masyarakat, keterlibatan mahasiswa menjadi dorongan positif dalam memperkenalkan potensi kopi Desa Gedong ke khalayak lebih luas.
Dengan kegiatan ini, diharapkan Desa Gedong Kendal semakin dikenal sebagai salah satu sentra kopi di Jawa Tengah. Dukungan mahasiswa KKN tidak hanya memberi pengalaman bagi diri mereka sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempromosikan produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Penulis: Rafif Radityo Nugroho











