JATENGKU.COM, PEMALANG – Mahasiswa Universitas Diponegoro KKN-T Tim 88 kelompok 1 melaksanakan KKN di Dusun Pekutukan, Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Pelaksanaan program kerja multidisiplin satu dan dua dimulai pada tanggal 25 Juli hingga 05 Agustus yang bertempat di Les Baca Ahe milik Bu Nurul selaku warga setempat.
Dimulai dengan program kerja pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dusun Pekutukan yang beranggotakan ibu-ibu berjumlah 11 orang dan KWT ini diberi nama “KWT Swadaya Pratiwi”. Pembentukan KWT ditujukan kepada ibu rumah tangga yang pekerjaan sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga.
Pada program kerja multidisiplin satu berfokus untuk mengembangkan produk olahan nanas yaitu, selai nanas dan sirup nanas. Mahasiswa melakukan demonstrasi kepada anggota KWT Swadaya Pratiwi dimulai dari bahan dasar yang digunakan, proses pembuatan produk, pengemasan produk, dan pemasaran ketiga produk tersebut. Para anggota KWT Swadaya Pratiwi pun sangat antusias dengan pelaksanaan demonstrasi oleh mahasiswa Kelompok 1 KKN-T Tim 88 UNDIP.

Program kerja multidisiplin dua kali ini berfokus pada limbah nanas mencakup kulit nanas dan daun nanas, dimana setelah memproduksi produk olahan nanas diharapkan limbah-limbah tersebut dapat digunakan kembali menjadi minuman fermentasi seperti tepache maupun pupuk tanaman.
Produk minuman olahan limbah nanas ini bernama Tepache berasal dari Meksiko dengan bahan dari kulit nanas yang telah dipotong, kemudian dilakukan fermentasi di dalam toples kaca selama kurang lebih tiga hari, dan setelahnya dapat disaring serta dikonsumsi.
Melalui program kerja multidisiplin satu dan dua dikemas dengan cakupan empat rangkaian. Pertama, pembentukan KWT Swadaya Pratiwi, logo KWT, dan strukturnya. Kedua, pelaksanaan demonstrasi produk olahan nanas dan produk limbah nanas KWT Swadaya Pratiwi yaitu, selai nanas, sirup nanas, dan tepache. Ketiga, pelaksanaan sosialisasi untuk kebutuhan KWT Swadaya Pratiwi dengan materi legalitas produk, hukum berbisnis, Business Plan, Business Model Canvas, dan pembuatan akun e-commerce. Keempat, kegiatan sosialisasi dengan materi perhitungan Harga Produk Penjualan (HPP) dan katalog produk. Dengan program ini, diharapkan dapat membuka peluang baru bagi warga setempat untuk dapat mengembangkan potensi nanas, sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.
- Indri Aliya Fadlilatin Nisa (Ekonomi Islam)
- Rayhan Zufar Riza (Manajemen)
- Muhammad Ilham Wihanda (Hukum)
- Risna Wati (Ilmu Perpustakaan dan Informasi)
- Rahma Indriani Arista (Sastra Indonesia)
- Gabriella Audrey Ivanka Dermawan (Ilmu Komunikasi)
- Avrilia Pratiwi (Ilmu Pemerintahan)
- Dhiya` Luth Fadilla (Ilmu Kelautan)
- Dhita Sri Kristantin (Fisika)
- Titi Prabawati Ningtyas (Matematika)
- Rizky Hanifah Putri Herman (Teknologi Rekayasa Kimia Industri)
- Muhammad Adirizal Zaki (Teknik Mesin)
Dosen Pembina:
Yusuf Ma’rifat Fajar Azis
Masyarakat Desa:
Ibu Nurul (Ketua KWT Swadaya Pratiwi)
Penulis: Indri Aliya Fadlilatin Nisa (Fakultas Ekonomi Bisnis, Jurusan Ekonomi Islam)











