Semarang 2 Agustus 2025Mahasiswa KKN IDBU 22, Maulanasyah Reza Fahlefi dari Departemen Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro mengadakan pelatihan pembuatan merchandise bertema Kuda Lumping di Desa Jurang Belimbing, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mengembangkan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan budaya lokal.

Pelatihan ini melibatkan Karang Taruna RW 04 Jurang Belimbing, yang harapannya akan dilanjutkan dan dikembangkan setelah kegiatan KKN selesai. Harapannya, pemuda setempat dapat meneruskan inovasi ini menjadi peluang usaha kreatif yang berkelanjutan.

“Pelatihan merchandise ini bukan hanya menghasilkan produk visual yang menarik, tetapi juga mengajarkan bagaimana menggabungkan filosofi budaya dengan strategi promosi modern. Dengan begitu, budaya bisa tetap hidup sekaligus bermanfaat secara ekonomi,” ujar Maulanasyah Reza Fahlefi, mahasiswa Ilmu Kelautan sekaligus penggagas kegiatan.

Dalam prosesnya, peserta diajak mendalami filosofi Kuda Lumping Turonggo Tunggak Semi, yang sarat makna tentang perjuangan, spiritualitas, dan kebersamaan. Filosofi itu kemudian diterjemahkan ke dalam desain merchandise, dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pendekatan User Centered Design (UCD) agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Produk yang dihasilkan dari pelatihan ini berupa Mug, Tumbler, Stiker, dan Gantungan Kunci dengan desain khas Kuda Lumping. Setiap produk tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung simbol-simbol budaya, seperti warna merah untuk keberanian, hijau untuk rintangan, dan emas untuk harapan.

Editor: Handayat