JATENGKU.COM, UNGARAN — Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama warga Desa Kalisidi melaksanakan program kerja Bank Sampah pada Minggu (31/8/2025).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah rumah tangga yang semakin meningkat, sehingga diperlukan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan nilai manfaat secara ekonomi.
Pelaksanaan program dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, dilanjutkan dengan pendampingan teknis terkait pengelolaan sampah.

Masyarakat diperkenalkan pada mekanisme kerja Bank Sampah, yaitu sistem tabungan berbasis sampah, di mana warga dapat menyetorkan sampah yang telah dipilah sesuai kategori (plastik, kertas, logam, maupun sampah organik) untuk kemudian ditukar dengan nilai ekonomi.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Kalisidi dapat semakin tergerak untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi pencemaran, serta memperoleh manfaat tambahan dari hasil pengelolaan sampah.
Bank Sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat menuju desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.











