JATENGKU.COM, SIDOMULYO Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 kembali menunjukkan kontribusinya bagi masyarakat dengan membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga Sidomulyo pada 2 Oktober 2025. Kali ini, mahasiswa menghadirkan sentuhan kreatif melalui pembuatan logo dan media promosi MMT untuk produk Tahu Bakso milik Pak Bandung serta tempe olahan milik adik Pak Bandung.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat identitas visual sekaligus meningkatkan daya tarik produk UMKM agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat dan berdaya saing di pasar. Dengan adanya logo dan MMT, produk yang sebelumnya hanya dikenal di kalangan sekitar kini memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas.

Koordinator acara, Muhammad Afriansyah dan Andien Laksita Syafitri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap keberlanjutan UMKM lokal.

“Kami berharap melalui desain logo dan MMT ini, produk-produk UMKM Sidomulyo tidak hanya lebih menarik dari segi tampilan, tetapi juga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitasnya,” ujar Muhammad Afriansyah.

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 menyerahkan desain logo dan media promosi MMT untuk produk Tempe Olahan milik adik Pak Bandung. Dukungan visual ini bertujuan untuk memperkuat identitas produk dan memperluas jangkauan pasar UMKM.

Sementara itu, Pak Bandung, selaku pemilik UMKM Tahu Bakso, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Menurutnya, bantuan mahasiswa KKN UPGRIS sangat berarti karena dapat mendukung penjualan produknya. Hal serupa juga disampaikan oleh adik Pak Bandung, pemilik UMKM Tempe Olahan, yang merasa terbantu dalam memperkenalkan produknya ke masyarakat lebih luas.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 7 tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tetapi juga menghadirkan inovasi kreatif yang diharapkan mampu mendorong semangat wirausaha dan memperkuat ekonomi lokal di Sidomulyo.

Editor: Handayat