Rabu, 17 September 2025 – Desa Pagersari terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan warganya melalui kegiatan rutin Posyandu yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat — mulai dari balita hingga lansia. Kegiatan ini menjadi agenda tetap yang dilaksanakan setiap minggu dengan jadwal berbeda di tiap dusun, dan melibatkan ibu-ibu PKK serta ibu Kepala Dusun sebagai pelaksana utama.
Posyandu di Desa Pagersari sendiri dilaksanakan setiap hari Kamis, dan pada Kamis, 11 September 2025, kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang yang ikut serta membantu proses pengecekan kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.
Tak hanya di pusat desa, kegiatan serupa juga rutin diadakan di dusun-dusun lain. Di Dusun Siloah, kegiatan Posyandu dilakukan setiap hari Sabtu, dan pada Sabtu, 13 September 2025, mahasiswa KKN turut aktif mendampingi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan.
Sementara itu, di Dusun Siroto dan Dusun Segeni, kegiatan Posyandu dilaksanakan pada Selasa, 16 September 2025. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN juga kembali ambil bagian dalam membantu pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan peserta, pengukuran berat dan tinggi badan, hingga pemberian edukasi sederhana tentang pola hidup sehat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan, sebab tubuh adalah bagian terpenting dari kehidupan yang harus dijaga dengan baik. Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, seseorang dapat beraktivitas dengan optimal, berpikir positif, serta berperan aktif dalam kemajuan lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Kepala Desa Pagersari turut memberikan tanggapannya mengenai hadirnya mahasiswa KKN dari Universitas PGRI Semarang. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas partisipasi mahasiswa yang telah membantu pelaksanaan Posyandu di berbagai dusun.
“Kami sangat senang dengan kehadiran adik-adik KKN dari Universitas PGRI Semarang. Kehadiran mereka tidak hanya menambah semangat para kader Posyandu, tetapi juga memberikan warna baru dalam kegiatan masyarakat. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dan memberi manfaat bagi warga Desa Pagersari,” ujar Ibu Kepala Desa.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan jiwa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kesehatan adalah harta yang paling berharga. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa bekerja, beribadah, dan berbuat baik bagi orang lain. Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk mewujudkan masyarakat yang kuat dan sejahtera,” tambahnya.
Melalui kegiatan Posyandu yang rutin ini, diharapkan terwujud generasi sehat dari kecil sampai lansia, yang tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga kuat secara mental dan spiritual. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang menjadi bukti nyata kolaborasi antara masyarakat dan dunia pendidikan dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sehat.










