JATENGKU.COM, BoyolaliMahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN-T 34 menjalankan program bertajuk pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan terkait pengukuran dan keselamatan kelistrikan rumah tangga bagi warga desa sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Desa Teras.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ilmu pengukuran listrik, sehingga masyarakat dapat memahami penggunaan listrik yang aman dalam kehidupan sehari-hari, serta meminimalkan resiko kecelakaan maupun insiden yang disebabkan oleh kelistrikan.

Kegiatan penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya listrik, seperti penggunaan peralatan rumah tangga berdaya tinggi secara bersamaan, instalasi listrik yang tidak sesuai standar, serta kurangnya pemahaman mengenai arus dan tegangan listrik. Padahal, kondisi tegangan yang terlalu rendah maupun arus yang berlebihan dapat berdampak buruk pada peralatan elektronik dan keselamatan pengguna.

Bentuk nyata dari program ini dilaksanakan mulai tanggal 18 Januari 2026, dengan mendatangi rumah-rumah warga. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh warga dari berbagai latar belakang, serta disertai dengan praktek sederhana sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang disampaikan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan arus dan tegangan listrik AC dan DC, bahaya tegangan di bawah standar, resiko penggunaan peralatan listrik dengan arus besar, serta pentingnya memahami SOP dasar dalam penggunaan listrik rumah tangga.

Selain itu, warga juga diperkenalkan dengan alat ukur kelistrikan sebagai sarana monitoring sederhana, tanpa menekankan aspek teknis yang rumit. Untuk mendukung penyampaian materi, mahasiswa menggunakan media poster edukatif yang berisi ilustrasi dan poin-poin penting terkait keselamatan listrik.

Media visual ini membantu warga memahami materi dengan lebih cepat dan diharapkan dapat menjadi pengingat jangka panjang setelah kegiatan sosialisasi selesai. Kegiatan digerakkan dengan bimbingan dosen lapangan, Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum., serta diketuai oleh Dr. Darjat S.T., M.T., selaku koordinator KKN-T Tim 34 UNDIP.

Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah warga turut berbagi pengalaman terkait permasalahan listrik di lingkungan tempat tinggal mereka, termasuk adanya kejadian korsleting listrik yang pernah terjadi di salah satu rumah warga. Banyak warga yang berbagi pengalaman terkait permasalahan listrik di rumah, seperti peralatan yang sering rusak, atau listrik yang tiba-tiba padam. Melalui diskusi ini, mahasiswa memberikan penjelasan serta solusi sederhana yang dapat diterapkan oleh warga secara mandiri.

KKN-T Tim 34 UNDIP Realisasikan Program Penyuluhan Pengukuran serta Keselamatan Kelistrikan Rumah Tangga untuk Warga Desa Teras, Boyolali

“Pernah ada korsleting di rumah tetangga, kabelnya sudah lama dan terkelupas. Waktu itu sempat ada percikan api sebelum listrik dimatikan,” ujar Pak Muhammad Salim, merupakan salah satu warga desa Teras yang rumahnya dikunjungi dalam pelaksanaan program ini.

KKN-T Tim 34 UNDIP Realisasikan Program Penyuluhan Pengukuran serta Keselamatan Kelistrikan Rumah Tangga untuk Warga Desa Teras, Boyolali

KKN-T Tim 34 UNDIP Realisasikan Program Penyuluhan Pengukuran serta Keselamatan Kelistrikan Rumah Tangga untuk Warga Desa Teras, Boyolali

KKN-T Tim 34 UNDIP Realisasikan Program Penyuluhan Pengukuran serta Keselamatan Kelistrikan Rumah Tangga untuk Warga Desa Teras, Boyolali

Program ini diharapkan bisa menjadi sarana edukatif dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan kelistrikan. Kegiatan ini juga menjadi sarana penerapan ilmu keteknikan secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pengabdian.

Penulis: T Abrina Faadhilah Vanny Alya, Mahasiswa KKN Tematik TIM 34 UNDIP 2026

Editor: Handayat

Tag