JATENGKU.COM, KlatenMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan inovasi rocket stove sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait risiko pengelolaan sampah yang tidak tepat di Desa Wonoboyo. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya edukasi lingkungan berbasis teknologi tepat guna kepada masyarakat desa.

Rocket stove diperkenalkan sebagai alat pembelajaran yang membantu masyarakat memahami perbedaan antara pengelolaan sampah yang aman dan praktik pembakaran sampah yang berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Melalui perancangan dan demonstrasi rocket stove, mahasiswa KKN UNDIP memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terkendali dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP menyampaikan edukasi mengenai dampak negatif pengelolaan sampah yang tidak sesuai, seperti pembakaran terbuka yang dapat menimbulkan pencemaran udara dan gangguan kesehatan. Rocket stove digunakan sebagai media visual dan praktik untuk menjelaskan konsep pembakaran yang lebih terarah serta pentingnya memilah jenis sampah sebelum dilakukan pengolahan.

“Melalui rocket stove ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan dengan hati-hati. Tidak semua sampah boleh dibakar, dan perlu pemahaman mengenai risiko yang bisa ditimbulkan jika pengelolaannya tidak tepat,” ujar salah satu anggota Tim KKN UNDIP.

Mahasiswa KKN UNDIP Hadirkan Rocket Stove untuk Edukasi Risiko Pengelolaan Sampah di Wonoboyo

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh warga Desa Wonoboyo dengan antusias. Masyarakat tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi terkait kebiasaan pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan di lingkungan sekitar. Interaksi tersebut menjadi sarana bertukar pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Perangkat Desa Wonoboyo mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP. Menurutnya, penggunaan rocket stove sebagai media edukasi memberikan pemahaman yang lebih mudah diterima masyarakat karena disertai praktik langsung dan penjelasan yang sederhana.

Melalui program ini, Tim KKN UNDIP berharap masyarakat Desa Wonoboyo semakin memahami risiko pengelolaan sampah yang tidak tepat serta mampu menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan. Program rocket stove ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: TIM 1 KKN-R UNDIP Kelompok 89

Editor: Handayat

Tag