Semarang 25 Oktober 2025 – Selama tiga bulan terakhir, tiga mahasiswa Universitas PGRI Semarang, yaitu Maulida Nur Afidah, Dewi Susilowati, dan Yulaci Puji Lestari, menjalani kegiatan magang di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang.
Ketiganya mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru dan pelajaran berharga, baik dalam bidang administrasi pemerintahan maupun pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme.
“Selama magang di sini, kami belajar banyak hal, mulai dari tata cara pengelolaan surat, pendataan organisasi masyarakat, sampai bagaimana Kesbangpol berperan dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Maulida Nur Afidah, salah satu mahasiswa magang.
Selain menjalankan tugas administrasi harian, Maulida, Dewi, dan Yulaci juga turut membantu kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan serta pendampingan organisasi masyarakat di lingkungan Kota Semarang. Melalui kegiatan tersebut, mereka mendapat kesempatan melihat langsung bagaimana instansi pemerintah berinteraksi dengan masyarakat dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang mengapresiasi semangat para mahasiswa magang yang dinilai aktif dan berinisiatif tinggi selama menjalani kegiatan. “Kehadiran mahasiswa sangat membantu, sekaligus menjadi jembatan antara dunia kampus dan pemerintahan. Kami harap pengalaman ini bisa menjadi bekal berharga bagi mereka ke depannya,” ujarnya.
Setelah tiga bulan menjalani magang, ketiga mahasiswa tersebut mengaku mendapat banyak wawasan baru tentang pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkuat ideologi Pancasila dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
“Magang di Kesbangpol bukan hanya tentang pekerjaan kantor, tapi juga tentang belajar mencintai negara dari sisi yang berbeda,” tambah Dewi Susilowati.
Melalui program magang ini, Maulida, Dewi, dan Yulaci berharap dapat menerapkan nilai-nilai kebangsaan serta pengalaman profesional yang mereka peroleh ke dalam dunia kerja maupun kehidupan masyarakat setelah lulus nanti.










