Kegiatan Posyandu Mawar 1 di lingkungan Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, dengan melibatkan mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya peningkatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya bayi, balita, anak-anak, serta ibu hamil di wilayah tersebut.

Sejak pagi hari, warga Desa Limbangan mulai berdatangan ke lokasi posyandu dengan membawa anak-anak mereka. Kegiatan posyandu berlangsung tertib dengan dukungan kader posyandu, tenaga kesehatan, serta mahasiswi KKN UPGRIS, Sa’adiah Nitamalili, yang turut membantu jalannya pelayanan. Kehadiran mahasiswi KKN memberikan tambahan tenaga sekaligus membantu kelancaran setiap tahapan kegiatan.

Rangkaian kegiatan posyandu diawali dengan pengukuran berat badan bayi, balita, dan anak-anak. Pengukuran ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan anak secara berkala serta mendeteksi kemungkinan adanya masalah gizi sejak dini. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan untuk mengetahui perkembangan fisik anak sesuai dengan usianya.

Tahap berikutnya adalah pengukuran lingkar lengan dan lingkar kepala. Pengukuran lingkar lengan dilakukan untuk mengetahui status gizi anak, sementara pengukuran lingkar kepala bertujuan memantau perkembangan otak, terutama pada bayi dan balita. Dalam proses ini, mahasiswi KKN UPGRIS membantu menenangkan anak-anak serta mencatat hasil pengukuran yang dilakukan oleh kader posyandu.

Setelah seluruh proses pengukuran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian vitamin A kepada bayi dan balita. Pemberian vitamin A ini dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan kesehatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, serta mendukung tumbuh kembang anak. Para orang tua tampak antusias dan kooperatif mengikuti arahan dari petugas kesehatan.

Selain pelayanan bagi anak-anak, Posyandu Mawar 1 juga memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil. Pemeriksaan usia kandungan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kehamilan, disertai pemeriksaan kondisi kesehatan ibu dan kandungan. Tenaga kesehatan memberikan pemeriksaan dasar serta edukasi mengenai pola makan, istirahat yang cukup, dan pentingnya pemeriksaan rutin selama masa kehamilan.

Mahasiswi KKN UPGRIS, Sa’adiah Nitamalili, turut berperan aktif dalam mendampingi ibu hamil selama proses pemeriksaan. Dia juga membantu menyampaikan informasi kesehatan yang diberikan oleh tenaga medis, sehingga ibu hamil dapat lebih memahami kondisi kehamilannya dan menjaga kesehatan diri serta janin.

Salah satu tenaga kesehatan Posyandu Mawar 1, ibu bidan Kamini, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswi KKN UPGRIS sangat membantu kelancaran kegiatan posyandu. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga memberikan semangat baru bagi warga yang mengikuti kegiatan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Posyandu Mawar 1 ini, mahasiswi KKN UPGRIS berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat serta memahami peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Editor: Handayat

Tag