JATENGKU.COM, Wonogiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja unggulan berupa sosialisasi membangun kesadaran finansial dari nol serta pendampingan pembuatan pembukuan sederhana bagi masyarakat Desa Pondok pada Selasa, 28 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan serta mendorong kemandirian ekonomi warga desa.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi pengelolaan keuangan dasar yang disampaikan secara langsung oleh Andre Khrisna Putra, mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Diponegoro, yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Andre menjelaskan pentingnya kesadaran finansial sejak dini, terutama dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha kecil agar lebih tertib, terencana, dan berkelanjutan.
Materi sosialisasi meliputi pengenalan konsep pemasukan dan pengeluaran, penyusunan skala prioritas kebutuhan, pengendalian pengeluaran konsumtif, serta pentingnya menabung dan merencanakan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Pondok, sehingga mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga secara aktif mengikuti pemaparan materi serta terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai persoalan keuangan yang sering dihadapi masyarakat, seperti kesulitan mencatat pengeluaran harian, mengatur pendapatan yang tidak tetap, hingga pengelolaan keuangan usaha kecil, dibahas bersama dalam suasana yang komunikatif dan interaktif.
Selain sosialisasi, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro juga melaksanakan pendampingan pembuatan pembukuan sederhana secara langsung. Pendampingan ini dipandu oleh Andre Khrisna Putra dengan memberikan contoh dan praktik pencatatan keuangan secara sistematis. Warga diajak untuk membuat pembukuan sederhana yang mencakup pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan perhitungan saldo secara berkala.
Pendampingan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan rumah tangga, dalam mengontrol arus keuangan serta mengetahui kondisi finansial mereka secara lebih jelas. Dengan adanya pembukuan sederhana yang tertib, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat dan menghindari risiko pengelolaan keuangan yang tidak terkontrol.
Melalui pelaksanaan program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pondok. Program sosialisasi dan pendampingan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat secara langsung, khususnya dalam bidang manajemen dan pengelolaan keuangan.
Penulis: Andre Khrisna Putra (Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro)
DPL: Muhammad Ramdan, S.H., M.H.,
Lokasi KKN: Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.








