JATENGKU.COM, WonogiriMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja sosial masyarakat bertajuk SINAR TOPONIMI: Pendataan dan Penataan Nama Rupabumi di Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Program ini bertujuan untuk mendukung pendataan nama rupabumi dan persebaran fasilitas umum desa secara terstruktur dan berbasis informasi geospasial.

SINAR TOPONIMI merupakan program pendataan yang memanfaatkan Sistem Informasi Nama Rupabumi (SINAR), sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk memfasilitasi penyelenggaraan nama rupabumi di Indonesia. Data nama rupabumi yang diunggah dalam aplikasi ini menjadi milik BIG sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang menjalankan tugas di bidang informasi geospasial sesuai amanah Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2022.

Program kerja ini memuat pendataan persebaran fasilitas umum yang tersebar di 14 dusun di Desa Kerjo Lor. Fasilitas yang didata meliputi fasilitas pemerintahan, peribadatan, pendidikan, olahraga, industri, tempat pembuangan sampah (TPA), pemakaman, dan kesehatan. Seluruh data diperoleh melalui kegiatan observasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh mahasiswa KKN.

Pelaksanaan program SINAR TOPONIMI mencakup pendokumentasian visual dan pengambilan foto kondisi lapangan, pencatatan ciri fisik lingkungan, serta identifikasi karakter ruang sebagai informasi pendukung pendataan toponimi. Kegiatan ini berperan sebagai sarana komunikasi visual untuk membantu penyampaian informasi nama rupabumi agar mudah dipahami dan disepakati oleh masyarakat dalam forum diskusi.

Selain pendokumentasian, mahasiswa KKN juga melakukan penitikan lokasi serta pengisian informasi non-spasial dan administrasi wilayah pada aplikasi SINAR TOPONIM. Kegiatan ini meliputi pencatatan nama rupabumi yang digunakan oleh masyarakat, jenis unsur rupabumi, serta keterkaitannya dengan wilayah administrasi RT dan RW berdasarkan hasil diskusi bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Dari kegiatan ini menghasilkan data informasi rupabumi yang terdiri atas 27 fasilitas peribadatan, 14 fasilitas pendidikan, 5 fasilitas olahraga, 3 fasilitas kesehatan, 2 fasilitas pemakaman, 1 fasilitas industri, 1 fasilitas tempat pembuangan akhir (TPA), serta 1 fasilitas pemerintahan berupa kantor desa. Data tersebut menjadi representasi persebaran fasilitas umum yang ada di seluruh wilayah Desa Kerjo Lor.

Program SINAR TOPONIMI ini secara resmi diserahkan kepada pihak Desa Kerjo Lor pada Rabu, 5 Februari 2026. Penyerahan dilakukan oleh Abdul Bashit Pulungan, mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota angkatan 2022, dan Adinda Mylove Faiza, mahasiswa Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur angkatan 2022, yang tergabung dalam KKN Tim 1 Universitas Diponegoro.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendataan wilayah desa yang akurat dan terintegrasi. Pendataan nama rupabumi dan fasilitas umum tersebut diharapkan dapat menjadi basis informasi yang bermanfaat bagi pemerintah desa dalam perencanaan wilayah serta pengelolaan data desa ke depan.

Editor: Handayat

Tag