JATENGKU.COM, KLATEN – Desa Tangkisanpos kini tengah bersiap menuju kemandirian ekonomi. Salah satu upaya dalam kemandirian desa yaitu optimalisasi BUMDes melalui pendampingan intensif dalam pembangunan kolam ikan bawal. Tim 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip bertujuan membantu perencanaan serta pelaksanaan pengembangan aset milik BUMDes Tangkisanpos pada Jum’at (30/01/2026).
Langkah strategis ini mencakup empat pilar utama: peluncuran portal informasi desa, perencanaan teknis budidaya, akuntabilitas anggaran, hingga penguatan sumber daya manusia (SDM).
Menyadari keterbatasan akses informasi selama ini, tim KKN merancang dan meluncurkan website resmi BUMDes. Platform ini diproyeksikan menjadi “gerbang utama” bagi pihak luar untuk melihat potensi desa. Dari sisi produksi, Desa Tangkisanpos melirik potensi budidaya ikan bawal.
Tim KKN berkontribusi dengan membantu pembuatan desain 3D kolam ikan bawal yang dirancang khusus untuk optimalisasi lahan terbatas. Desain tersebut memperhatikan sistem sirkulasi air berkelanjutan guna menjamin kualitas hasil panen. Guna memastikan proyek ini berjalan transparan, dikonsultasikan pula secara berkala dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mendetail. Dokumen ini menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam mengalokasikan dana secara presisi, sekaligus meminimalisir risiko penyimpangan anggaran.
Keberhasilan fisik tanpa dukungan moral warga dinilai akan sia-sia. Oleh karena itu, rangkaian kegiatan ditutup dengan sosialisasi masif guna memotivasi warga desa. Fokusnya adalah mengubah pola pikir masyarakat agar lebih proaktif dalam setiap program pemberdayaan.
Kepala Desa Tangkisanpos menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, bantuan teknis seperti pembuatan RAB dan desain infrastruktur sangat membantu perangkat desa dalam mengeksekusi program kerja secara profesional.
Dengan berakhirnya program pendampingan ini, BUMDes Tangkisanpos diharapkan tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi bertransformasi menjadi unit usaha yang profitabel dan akuntabel demi kesejahteraan warga desa.






