JATENGKU.COM, Wonogiri — Muhammad Deriq Mahasiswa Tim I Universitas Diponegoro Tahun 2025/2026 melaksanakan program kerja edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja bengkel di wilayah Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pekerja bengkel, terhadap pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas sehari-hari.Program edukasi ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya penerapan standar K3 di lingkungan bengkel desa, seperti tidak digunakannya helm keselamatan, kacamata pelindung, sarung tangan, maupun sepatu keselamatan saat bekerja.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja, mulai dari luka ringan hingga cedera serius akibat percikan api, benda tajam, maupun terjepit mesin.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan penyuluhan secara langsung kepada pekerja bengkel mengenai konsep dasar K3, jenis-jenis bahaya kerja di bengkel, serta fungsi dan manfaat penggunaan APD.

Edukasi disampaikan secara komunikatif dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh nyata yang sering terjadi di lingkungan kerja bengkel.Selain penyampaian materi, Tim KKN juga memperkenalkan berbagai jenis APD yang wajib digunakan, seperti safety helmet, kacamata pelindung, sarung tangan, dan safety shoes.

Melalui media poster edukatif bertema “Utamakan Keselamatan” dan “Safety Dimulai dari Saya”, pekerja diharapkan dapat lebih mudah mengingat pesan keselamatan dan menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Para pekerja bengkel menyambut kegiatan ini dengan antusias dan menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan. Mereka juga menyadari bahwa penerapan K3 dan penggunaan APD bukan hanya untuk memenuhi aturan, tetapi merupakan bentuk perlindungan diri agar tetap sehat dan produktif dalam bekerja.

Melalui program kerja ini, Tim KKN berharap dapat menumbuhkan budaya keselamatan kerja di lingkungan bengkel Desa Ngadirojo Lor serta mendorong masyarakat untuk menjadikan K3 sebagai prioritas utama. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya K3 dan APD, diharapkan risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan kesejahteraan pekerja dapat terjaga dengan lebih baik.

Editor: Handayat

Tag