JATENGKU.COM, Sragen – Pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) menjadi salah satu upaya dalam mendukung pengelolaan fasilitas umum secara lebih efisien, khususnya pada kawasan wisata. Penerapan teknologi sederhana berbasis IoT diharapkan dapat membantu pengelolaan sarana penerangan agar lebih efektif dan mudah dikendalikan.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan program Sosialisasi Pengaplikasian Lampu Pintar Berbasis IoT pada Kawasan Wisata Boyolayar. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dan manfaat lampu pintar berbasis IoT sebagai alternatif penerangan yang dapat dikontrol secara lebih efisien.

Kegiatan dilaksanakan melalui pembuatan prototipe lampu pintar berbasis IoT yang dirancang untuk dapat dioperasikan dan dikendalikan secara sederhana. Setelah proses pembuatan, dilakukan pemasangan prototipe lampu pintar pada area Kawasan Wisata Boyolayar sebagai media percontohan. Selain itu, mahasiswa KKN juga melaksanakan sosialisasi kepada pengelola dan masyarakat sekitar mengenai cara kerja, penggunaan, serta potensi manfaat penerapan lampu pintar berbasis IoT.

Melalui kegiatan ini, pengelola kawasan wisata memperoleh gambaran mengenai penerapan teknologi IoT pada fasilitas penerangan, khususnya dalam hal pengendalian lampu dan efisiensi penggunaan energi. Prototipe yang dipasang diharapkan dapat menjadi contoh awal pemanfaatan teknologi pintar yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kawasan wisata.

Program Sosialisasi Pengaplikasian Lampu Pintar Berbasis IoT pada Kawasan Wisata Boyolayar menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam mendukung pemanfaatan teknologi tepat guna untuk pengelolaan kawasan wisata desa secara bertahap dan berkelanjutan.
Penulis: Jeffrey Julian
DPL: Putri Rizka Citaningati, S.E., M.SEI.
Lokasi KKN: Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen
KKN Reguler TIM 105 Universitas Diponegoro Tahun 2026






