Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) briket di Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha desa dalam mengelola usaha secara lebih tertata dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan terkait pembukuan sederhana, khususnya mengenai pentingnya pemisahan antara uang usaha dan uang pribadi. Permasalahan ini kerap ditemui pada usaha rumahan, sehingga menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui keuntungan dan perkembangan usaha yang dijalankan.
Mahasiswa KKN memperkenalkan konsep “Dompet Usaha” dan “Dompet Pribadi” sebagai solusi praktis yang mudah diterapkan oleh pelaku UMKM briket. Seluruh hasil penjualan diarahkan masuk ke dompet usaha dan hanya digunakan untuk kebutuhan produksi, sementara keuntungan diambil secara berkala sebagai penghasilan pribadi.
Selain pembukuan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai penentuan harga jual briket, dengan cara mencatat seluruh biaya produksi, mulai dari bahan baku, biaya operasional, hingga tenaga kerja. Dari perhitungan tersebut, pelaku UMKM diarahkan untuk mengambil margin keuntungan yang wajar agar usaha tetap berjalan secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKN turut memberikan pendampingan terkait strategi pemasaran sederhana, baik secara langsung maupun melalui media digital. Pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook dinilai efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran produk briket.
Melalui program pendampingan ini, mahasiswa KKN berharap UMKM briket di Desa Katekan dapat berkembang secara lebih mandiri, mampu meningkatkan nilai tambah limbah pertanian, serta berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Desa Katekan.










