JATENGKU.COM, Semarang — Mahasiswa Magang Kependidikan dari Universitas PGRI Semarang menggelar kegiatan simulasi kebakaran program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP Institut Indonesia Semarang, tepatnya di ruang osis, pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan simulasi kebakaran bertujuan membekali siswa agar lebih siap, tanggap dan tidak panik dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan magang kependidikan mahasiswa UPGRIS di SMP Institut Indonesia Semarang tidak hanya befokus pada pembelajaran dikelas, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui program SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) dengan tema “Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Warga Sekolah dalam Menghadapi Bencana”.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang disampaikan secara lisan menggunakan media PPT. Materi yang diberikan meliputi penyebab kebakara, potensi bahaya, serta langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kebakaran. Penyampaian dilakukan secara interaktf sehingga mampu menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik di lapangan. Siswa diperkenalkan dengan alat pemadam kebakaran seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan APAT (Alat Pemadam Api Tradisional). Mahasiswa magang memberikan penjelasan sekaligus demonstrasi cara penggunaan alat tersebut agar siswa memahami teknik yang benar dalam memadamkan api.

Pada sesi praktik, siswa diberikan kesempatan untuk mencoba langsung memadamkan api menggunakan APAT. Tiga siswa yang berani maju dipilih untuk melakukan praktik secara langsung. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi pengalaman nyata yang meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.
Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang berani mencoba diberikan hadiah sederhana. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara menarik, interaktif, dan bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Siswa-siswi yang mengikuti kegiatan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) ini sangat antusias, dan banyak dari mereka yang mempertanyakan tentang cara untuk menangani kebakaran. Dengan terselenggarannya kegiatan simulasi ini, diharapkan SMP Institut Indonesia Semarang dapat menumbuhkan rasa sadar bencana dan membuat seluruh lingkungan sekolah aman dan siap dalam segala situasi.







