Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tahun 2025, Kelompok 41 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan berbagai program pengabdian masyarakat di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Suhendri, S.Pd., M.Pd., Kons.

Salah satu program kerja unggulan berasal dari Divisi Kewirausahaan, yang digagas oleh Diva Azzakiy, mahasiswa Program Studi PJKR, Fakultas FPIPSKR, bersama rekannya Nadia Padma, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas FPMIPATI. Program ini berfokus pada pelatihan keterampilan dan kewirausahaan untuk siswa sekolah dasar dengan tujuan menumbuhkan kreativitas serta semangat wirausaha sejak dini.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di SD Negeri 01 dan SD Negeri 03 Tlompakan dengan sasaran siswa kelas 4. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa memberikan pelatihan membuat kerajinan tangan sederhana yang bernilai guna dan memiliki potensi ekonomi. Siswa diperkenalkan pada berbagai bahan dan peralatan, kemudian diajak mengikuti langkah-langkah pembuatan kerajinan dengan cara yang mudah dipahami.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung dalam berkarya, tetapi juga menanamkan nilai penting seperti kreativitas, ketelitian, dan kerja sama. Para siswa tampak antusias dan aktif selama proses kegiatan berlangsung. Mereka dibagi ke dalam kelompok kecil, diberi ruang untuk berkreasi sesuai ide masing-masing, dan menghasilkan karya dengan bentuk dan desain yang beragam.

Menurut Diva Azzakiy, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan siswa pada dunia kewirausahaan sejak dini. “Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan dasar yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat. Dengan kreativitas, sesuatu yang sederhana bisa memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Sementara itu, Nadia Padma menambahkan bahwa pelatihan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berkarya serta melatih mereka untuk bekerja sama dalam kelompok. Hasil karya siswa menunjukkan kreativitas yang luar biasa dan potensi untuk terus dikembangkan.

Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 41 dalam mendukung pengembangan potensi masyarakat desa, khususnya di bidang pendidikan dan kewirausahaan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda Desa Tlompakan.

Melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka. Mereka merasa bangga dengan hasil karya yang telah dicapai dan termotivasi untuk terus mengembangkan kreativitasnya. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan menyenangkan, diwarnai dengan tawa serta semangat kolaborasi antar siswa. Kerja sama yang terjalin selama proses kegiatan juga mempererat hubungan sosial di antara mereka, menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan produktif.

Dengan antusiasme dan hasil yang memuaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan siswa, tetapi juga menjadi upaya menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan keterampilan tangan. Melalui bimbingan yang tepat, anak-anak mampu menghasilkan karya-karya yang unik, penuh makna, dan bernilai. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kreatif siswa sekolah dasar dapat tumbuh dengan baik ketika diberikan ruang dan dukungan yang positif.

Mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 41 Tumbuhkan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa SD di Desa TlompakanKegiatan pelatihan kewirausahaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menanamkan semangat wirausaha, kemandirian, serta kreativitas sejak dini. Program ini juga menjadi bagian penting dari kontribusi mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 41 dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tlompakan. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa, sekolah, dan masyarakat sekitar.

Editor: Handayat