JATENGKU.COM, LIMBANGAN — Upaya menumbuhkan kecerdasan emosional sejak dini di SDN Sriwulan, Kecamatan Limbangan, mendapat sentuhan kreatif dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 13.

Program yang Bertajuk ‘Pengenalan Emosi bagi Anak Kelas 1 SDN Sriwulan’ dibawakan oleh Mumtaz Davinanisa, mahasiswa KKN-T dari jurusan Psikologi pada Rabu, 23 Juli 2025.

Melalui kegiatan pengenalan emosi ini, anak-anak kelas 1 diajak memahami dan mengidentifikasi berbagai macam perasaan seperti senang, sedih, marah, takut, jijik, dan terkejut dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Program ini menjadi bagian dari rangkaian agenda pengabdian masyarakat mahasiswa KKN-T Undip yang berlangsung hingga 18 Agustus 2025.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T menggunakan poster pengenalan emosi berwarna cerah dengan ilustrasi wajah yang ekspresif. Setiap emosi dijelaskan secara perlahan, sambil memberi kesempatan siswa untuk menceritakan pengalaman pribadi mereka. Setelah sesi penjelasan, siswa diberikan lembar soal sederhana berisi gambar ekspresi wajah dan pilihan jawaban, sebagai latihan mengenali setiap emosi.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya sekadar mengenal istilah emosi, tapi juga mampu merasakannya, mengekspresikannya, dan memahami bahwa setiap perasaan itu wajar,” ujar Mumtaz Davinanisa, mahasiswa KKN-T Tim 13 Undip yang menjadi penggagas program.

Kegiatan berlangsung di ruang kelas yang sederhana namun penuh warna. Beberapa anak-anak terlihat antusias, sementara yang lain tersenyum malu-malu saat diminta menirukan ekspresi tertentu. Sorak gembira terdengar saat mereka berhasil menjawab soal dengan benar.

Pembelajaran pengenalan emosi sangat penting diberikan pada anak usia sekolah dasar agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengelola perasaan, memahami orang lain, dan membangun hubungan sosial yang sehat. Selain itu, keterampilan mengenali emosi akan membantu anak menghindari konflik serta meningkatkan kemampuan bekerja sama di lingkungan sekolah.

Dengan adanya program ini, SDN Sriwulan diharapkan menjadi lingkungan belajar yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menumbuhkan anak-anak yang peka, berempati, dan mampu mengekspresikan diri secara positif.

Editor: Handayat