JATENGKU.COM, KENDAL — Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, mengumumkan bahwa Kendal Open Fair 2025 telah mencetak rekor perputaran ekonomi yang fantastis, mencapai Rp 59 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 16 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menegaskan dampak positif acara tersebut terhadap perekonomian lokal.

Agus Dwi Lestari menjelaskan bahwa kesuksesan Kendal Open Fair 2025 didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, durasi acara yang diperpanjang memberikan lebih banyak waktu bagi pengunjung untuk berbelanja dan menikmati berbagai atraksi yang ditawarkan. Kedua, penataan lokasi yang lebih baik memastikan distribusi pengunjung yang merata di seluruh area pameran, memaksimalkan potensi transaksi di setiap stan.

"Total perputaran Kendal Open Fair 2025 ini mencapai Rp 59 Miliar, naik 16 persen dari tahun sebelumnya," ujar Agus Dwi Lestari pada Senin, 18 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan, “Karena memang Kendal Open Fair 2025 ini digelar lebih lama dari Pekan Raya Kendal 2024 lalu. Selain itu, juga penataan lokasi itu diluar semua, jadi pengunjung itu lebih merata.”

Selain peningkatan perputaran ekonomi, Kendal Open Fair 2025 juga mencatat rekor jumlah pengunjung. Target awal sebanyak 25.000 pengunjung per hari berhasil dilampaui, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat Kendal dan sekitarnya terhadap acara tersebut.

"Jadi, target kita itu 25.000 pengunjung per hari, namun ternyata melebihi dari target karena antusiasme masyarakat Kendal dalam event ini," imbuh Agus.

Keberhasilan Kendal Open Fair 2025 menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan acara serupa di masa depan. Agus Dwi Lestari berharap konsep acara yang telah terbukti efektif ini dapat terus ditingkatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan perputaran ekonomi di tahun-tahun mendatang.

Untuk tahun 2026, Pemkab Kendal berencana untuk melibatkan semua segmen masyarakat dalam Kendal Open Fair. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan acara dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bagian dari persiapan untuk Kendal Open Fair 2026, Pemkab Kendal akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan tahun ini. Evaluasi ini akan digunakan untuk mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan dan memastikan acara dapat berjalan lebih baik lagi di tahun mendatang.

Agus Dwi Lestari menutup pernyataannya dengan harapan agar Kendal Open Fair dapat terus menjadi salah satu acara yang paling dinantikan di Kabupaten Kendal, memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 Bikin Melongo! Kendal Open Fair Pecahkan Rekor: Omzetnya Bikin Dompetmu Iri!

Editor: Erna Fitri