JATENGKU.COM, Sragen – Pemanfaatan peta digital menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam meningkatkan akses informasi lokasi usaha. Seiring meningkatnya penggunaan platform pemetaan daring, integrasi lokasi UMKM pada peta digital menjadi kebutuhan yang perlu diperhatikan.
Desa Ngargosari memiliki berbagai pelaku UMKM, namun sebagian di antaranya belum terdaftar secara optimal pada platform peta digital sehingga lokasi usaha masih sulit diakses oleh masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro Tahun 2026 Tim 105 melaksanakan program Integrasi Lokasi UMKM ke dalam Platform Peta Digital Google Maps.
Kegiatan dilaksanakan melalui pendataan UMKM yang meliputi identifikasi nama usaha, jenis usaha, dan alamat, dilanjutkan dengan penentuan titik koordinat serta penandaan lokasi usaha secara langsung pada Google Maps. Melalui program ini, sebanyak 25 UMKM di Desa Ngargosari berhasil diintegrasikan ke dalam platform peta digital.

Selain penandaan lokasi, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat kepada pelaku UMKM mengenai manfaat keberadaan lokasi usaha pada Google Maps, khususnya dalam mempermudah konsumen menemukan tempat usaha dan meningkatkan keterjangkauan informasi. Program ini mendapat respons positif dari pelaku UMKM dan diharapkan dapat mendukung digitalisasi desa serta penguatan ekonomi masyarakat secara bertahap
Penulis: Kumaira Khoirunnisa (Teknik Geodesi, Fakultas Teknik)
DPL: Putri Rizka Citaningati, S.E., M.SEI.
Lokasi KKN: Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen
KKN Reguler TIM 105 Universitas Diponegoro Tahun 2026









