TUNTANG – Kemeriahan peringatan Hari Jadi Kecamatan Tuntang tahun ini semakin semarak dengan partisipasi aktif dari Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 40 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Partisipasi ini secara nyata mendukung visi Tuntang Cemerlang, UMKM Unggul Mendukung Ketahanan Pangan.
Bertempat di pusat keramaian Expo Hari Jadi Kecamatan Tuntang, Kelompok KKN Desa Karangtengah ini sukses menampilkan berbagai produk unggulan dan hasil inovasi dari program pemberdayaan yang telah mereka laksanakan. Stan KKN 40 menjadi salah satu daya tarik utama, menampilkan berbagai produk yang merupakan wujud nyata tema KKN Ekonomi dan Literasi Digital serta kepedulian lingkungan. Pameran ini berfungsi sebagai panggung untuk memamerkan produk hasil pelatihan, sekaligus sebagai media promosi dan literasi kepada masyarakat luas.
Ketua Kelompok KKN 40, Rifqi Alan, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam ekspo ini bertujuan untuk mempertemukan produk hasil kreasi desa dengan pasar. “Expo ini adalah momen yang tepat untuk menunjukkan bahwa Desa Karangtengah memiliki potensi luar biasa, baik dari sumber daya alam maupun kreativitas warganya. Kami bangga dapat menampilkan produk yang lahir dari kerja keras Ibu-ibu PKK dan pemuda desa,” ujar Rifqi Alan.
Showcase Inovasi dan Kearifan Lokal
Beberapa produk yang menarik perhatian pengunjung expo, yang sekaligus merefleksikan upaya UMKM Karangtengah dalam mendukung Ketahanan Pangan, antara lain:
- Keripik Bunga Jantung Pisang: Hasil pelatihan olahan pangan yang mengubah bahan lokal yang sering diabaikan menjadi camilan renyah bernilai jual. Inovasi ini adalah langkah kecil namun signifikan dalam mengolah potensi alam menjadi produk bernilai ekonomi dan gizi, mendukung pilar ketahanan pangan di tingkat lokal.
- Lampion Galon Bekas: Bukti nyata keberhasilan program daur ulang, menyulap sampah plastik menjadi dekorasi bernilai seni tinggi.
- Media Tanam dari Serabut Kelapa: Inovasi ramah lingkungan yang memberikan alternatif media tanam yang lebih efisien bagi petani atau penghobi tanaman.
Lebih dari sekadar memamerkan hasil KKN, kelompok 40 juga memberikan ruang promosi khusus bagi produk andalan Desa Karangtengah, yaitu Batik Ciprat. Dengan menampilkan produk UMKM unggulan desa, KKN 40 menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal secara menyeluruh, sejalan dengan semangat Tuntang Cemerlang UMKM Unggul.
Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan
Camat Tuntang, Bapak Aris Setyawan, S.STP., M.M., dalam kunjungannya ke stan KKN 40, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dibawa oleh mahasiswa UPGRIS.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara mahasiswa KKN UPGRIS dengan warga Desa Karangtengah. Stand KKN 40 ini bukan hanya pameran, tetapi bukti keberhasilan pemberdayaan yang holistik. Kami berharap produk-produk inovatif ini bisa terus dikembangkan dan menjadi ciri khas yang mengangkat nama Kecamatan Tuntang di kancah yang lebih luas, mewujudkan Tuntang Cemerlang melalui potensi lokal yang unggul,” ujar beliau.
Kehadiran Kelompok KKN 40 di Expo Hari Jadi Kecamatan Tuntang ini menutup rangkaian program KKN dengan manis, meninggalkan warisan berupa keterampilan baru, produk inovatif, dan semangat literasi digital bagi masyarakat Desa Karangtengah











