JATENGKU.COM, DESA KEJI — Mahasiswa Kelompok 19 KKN Tematik Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan Workshop Pembuatan Totebag Ecoprint bersama Karangtaruna Dusun Suruhan Desa Keji. Kegiatan ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan berwirausaha yang kreatif, ramah lingkungan, serta memiliki nilai jual di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa KKN menghadirkan pelatihan ecoprint melalui tahapan yang sederhana, interaktif, dan aplikatif. Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar ecoprint, pemanfaatan daun serta bahan alami sebagai media cetak, hingga praktik langsung membuat motif unik pada totebag. Dengan metode ini, Karangtaruna tidak hanya belajar teori, tetapi juga secara langsung menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi.
Suasana workshop berlangsung penuh semangat. Anggota Karangtaruna Dusun Suruhan tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan bahan, teknik penataan daun, hingga proses pencetakan pada kain. Mereka saling bekerja sama, berdiskusi, dan mencoba menghasilkan totebag dengan kreasi masing-masing. Antusiasme ini menunjukkan bahwa keterampilan wirausaha berbasis ecoprint dapat diterima dengan baik oleh generasi muda jika disampaikan dengan metode yang tepat.
Kegiatan workshop ini juga mendapat dukungan penuh dari perangkat desa serta masyarakat sekitar. Program ini dinilai positif karena mampu memberikan bekal keterampilan baru yang bermanfaat bagi Karangtaruna, terutama dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan pemanfaatan potensi lokal secara kreatif.
Melalui program kerja ini, Kelompok 19 KKN Tematik UPGRIS tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan keterampilan wirausaha, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung terciptanya generasi muda yang mandiri, inovatif, dan peduli lingkungan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Karangtaruna dan masyarakat Desa Keji.










