JATENGKU.COM, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim I-73 Universitas Diponegoro melaksanakan program pengelolaan tempat sampah di Desa Bandung, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang sebagai upaya meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan dan mendukung terciptanya pola hidup masyarakat yang lebih sehat dan tertata. Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam menjawab permasalahan lingkungan yang masih dihadapi oleh desa.
Pelaksanaan program pengelolaan tempat sampah dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal mahasiswa KKN yang menunjukkan masih terbatasnya sarana tempat sampah yang layak serta belum meratanya distribusi fasilitas kebersihan di lingkungan permukiman. Kondisi tersebut berdampak pada masih ditemukannya sampah yang tidak tertangani secara optimal, sehingga diperlukan solusi yang bersifat aplikatif dan berkelanjutan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Tim I-73 berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bandung, perangkat desa, serta pengelola bak sampah desa untuk merancang program pengelolaan tempat sampah yang terintegrasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembuatan tempat sampah berbasis ember plastik yang dilengkapi dengan rangka aluminium, sehingga memiliki daya tahan yang baik, stabil, dan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan.
Proses pembuatan tempat sampah dilakukan secara bertahap, mulai dari perakitan rangka, pemasangan ember, hingga tahap akhir berupa pengecekan kelayakan fungsi. Setiap tempat sampah kemudian diberi penandaan wilayah RT dan RW, yang bertujuan untuk memudahkan proses pendataan, pengawasan, serta pendistribusian fasilitas kebersihan di seluruh wilayah desa. Penandaan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap sarana yang telah disediakan.
Selain penyediaan sarana fisik, mahasiswa KKN Tim I-73 juga turut menyusun konsep pengelolaan tempat sampah yang terhubung dengan sistem bak sampah desa. Melalui koordinasi dengan pengelola bak sampah, alur pengumpulan dan pengangkutan sampah diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan teratur, sehingga dapat mengurangi potensi penumpukan sampah di lingkungan permukiman warga.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Tim I-73 Universitas Diponegoro berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan Desa Bandung yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Program pengelolaan tempat sampah ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh pemerintah desa dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.







