JATENGKU.COM, SEMARANG — Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu upaya pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Mahasiswa sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada tahun ini Tim KKN-T 102 Undip membawakan program kerja yang bertajuk “Eco-Candle: Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan”.

Program ini berangkat dari keresahan Masyarakat terhadap limbah rumah tangga berupa minyak goreng bekas yang berujung dibuang dan mencemari lingkungan. Salah satu mahasiswa KKN, Dea Amelia, menjelaskan bahwa ide ini muncul setelah melaksanakan survey kepada Masyarakat sekitar mengenai permasalahan limbah rumah tangga.

“Banyak Masyarakat yang belum mengetahui bahwa minyak jelantah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga dengan membawakan program kerja ini kami berharap dapat memanfaatkan limbah menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan”, ujar Dea.

Proses pembuatan lilin aromaterapi ini terbilang cukup sederhana. Minyak jelantah yang sudah tidak terpakai direndam dengan menggunakan arang selama 24 jam, yang kemudian disaring dan dipanaskan.

Kemudian minyak jelantah yang dipanaskan dicampur dengan stearic acid sebagai bahan pengeras dan essential oil ataupun pewangi alami seperti sereh dan kayu manis.

Tambahkan pewarna dengan menggunakan crayon untuk mempercantik tampilan lilin, dan selanjutnya tuangkan ke dalam cetakan dan didinginkan hingga mengeras. Hasilnya adalah lilin aromaterapi yang tidak hanya memberikan keharuman, tetapi juga dapat menciptakan suasana rileks.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari Ibu-Ibu PKK RT 01. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, Eco Candle juga membuka peluang usaha rumahan. Beberapa anggota PKK mulai tertarik untuk mencoba membuat lilin aromaterapi secara mandiri setelah mengikuti pelatihan yang diberikan oleh Tim KKN-T 102 Undip.

Ibu RW 01, Ibu Dewi, menyampaikan apresiasinya.

“Program kerja ini sangat bermanfaat. Bukan hanya mengajarkan warga terkait pengelolaan limbah, tetapi juga memberikan peluang tambahan penghasilan”, katanya.

Dengan berakhirnya program kerja ini, Tim KKN-T 102 Undip berharap Eco Candle dapat tetap dilanjutkan oleh masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu PKK RT 01. Mereka percaya bahwa Gerakan kecil ini dapat menjadi langkah nyata menuju lingkungan yang lebih bersih dan perekonomian Masyarakat yang lebih baik.

Editor: Handayat