JATENGKU.COM, Boyolali – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro menggelar kelas kecantikan pembuatan Sugar Scrub dengan Bunga Telang di Desa Teras, Kabupaten Boyolali pada Senin (19/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan komoditas setempat Desa Teras yaitu Bunga Telang. Program ini dilaksanakan dengan fokus pelatihan pembuatan Sugar Scrub bagi Anggota Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Desa Teras.
Pengadaan program ini dikarenakan Bunga Telang yang sangat banyak tumbuh dan dipelihara di beberapa halaman warga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan Sugar Scrub. Hal ini dapat meningkatkan daya pakai dan pengoptimalan pemakaian komoditas di Desa Teras salah satunya yaitu Bunga Telang.
Salah Satu Mahasiswa KKN UNDIP Jurusan Teknik Kimia yang menggelar kegiatan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan ibu-ibu Majelis Tafsir Al-Quran di Desa Teras
“Kami ingin memberikan Edukasi terkait pembuatan Sugar Scrub yang alami dengan komoditas-komoditas yang ada di Desa Teras. Saya melihat banyaknya Bunga Telang yang bermekaran di halaman warga, Bunga Telang ini bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan juga kandungannya memiliki khasiat baik untuk kulit“ ujar Amanda, seorang mahasiswa KKN Tematik UNDIP jurusan Teknik Kimia yang menggelar Beauty Activities tersebut.
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) setempat dengan antusias. Para Ibu MTA memiliki keingintahuan yang tinggi, serta kelas pembuatan Sugar Scrub diikuti dengan ibu-ibu MTA juga berjalan dengan optimal. Mahasiswa mendemonstrasikan cara pembuatan Sugar Scrub berbasis ekstrak bunga telang menggunakan alat dan bahan yang lengkap. Selain edukasi, mahasiswa juga membagikan alat dan bahan Sugar Scrub pada ibu-ibu MTA untuk membuatnya bersama sambil belajar.

Selain pemaparan materi dan demonstrasi cara pembuatan, tim KKN juga mengadakan sesi tanya jawab untuk memfasisilitasi diskusi antara ibu-ibu MTA dengan mahasiswa KKN. Banyak ibu-ibu yang antusias menanyakan berbagai hal terkait pembuatan Sugar Scrub dengan bahan lain dan usia simpan Sugar Scrub.
“Alhamdulilah sudah praktek luluran Sugar Scrub. Setelah selesai mandi, kulit lebih lembut dan wangi, harum nya serasa pakai Scrub mahal.” Ungkap Bu Esti salah satu peserta Beauty Activities tersebut.
Kegiatan yang berlangsung selama 1 setengah jam ini mendapatkan apresiasi positif dari ibu-ibu Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Desa Teras. Ibu Esti, salah satu peserta Beauty Activities mengungkapkan rasa terimakasih atas pengetahuan yang diberikan dan kelas yang seru oleh mahasiswa KKN UNDIP.
Diharapkan dengan digelarnya Beauty Activities ini dapat meningkatkan pengetahuan para ibu Majelis Tafsir Al-Quran tentang manfaat Sugar Scrub dan pengoptimalan pemanfaatan Bunga Telang.
Penulis: Amanda Nathalia H.M.M, Mahasiswa KKN Tematik TIM 34 UNDIP 2026








