JATENGKU.COM, KAB. SEMARANG – Sebanyak 15 mahasiswaUniversitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam Kelompok 14 KKN Tematik resmi bergabung dengan Kelurahan Genuk, Kabupaten Semarang. Sebagai bentuk adaptasi sekaligus keterlibatan dalam kegiatan masyarakat, mereka ikut serta dalam tradisi Marti Desa yang kembali dilaksanakan pada Minggu (31/8/2025).
Marti Desa merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Genuk yang sarat makna kebersamaan dan gotong royong. Tahun ini, kegiatan tersebut dihidupkan kembali sebagai upaya melestarikan warisan budaya serta mempererat hubungan antarwarga.
Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara ini, di antaranya lomba menghias tumpeng, kirab warga hingga pertunjukkan wayang kulit oleh dalang kondang Ki Sigid Ariyanto sebagai penutup acara. Pertunjukkan tersebut berlangsung meriah di lapangan SMK Kanaan Kelurahan Genuk, Ungaran Barat.

Para tokoh masyarakat Kelurahan Genuk juga turut menyampaikan harapan dan doa dalam kegiatan Marti Desa. “Kami berharap Kelurahan Genuk selalu aman, masyarakat hidup rukun, serta sejahtera,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, mereka juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini. “Kami berdoa agar negara Indonesia senantiasa diberi keutuhan,” tambahnya.
Keterlibatan mahasiswa KKN T-UPGRIS Kelompok 14 dalam Marti Desa diharapkan mampu mempererat hubungan kedua belah pihak. Selain itu pengalaman ini juga menjadi pondasi bagi mahasiswa untuk belajar tentang budaya setempat serta memahami bagaimana cara berkontribusi secara nyata di masyarakat.











