JATENGKU.COM, Sragen – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 94 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kampanye edukasi bertajuk “Cegah Bullying Bersama TEMAN” di SD Negeri Pungsari 2, Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen, pada Senin (11/08/2025).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa tentang pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Program “Cegah Bullying Bersama TEMAN” menjadi sorotan karena mengusung konsep edukasi yang kreatif melalui singkatan TEMAN, yaitu:
T = Tolong Menolong
E = Empati
M = Memaafkan
A = Ajak Berteman
N = No Bullying
Menurut Koordinator Tim 94 UNDIP, Ahmad Ridlo Hanifudin Tahier S.Si, M.Si, konsep ini dipilih karena mudah diingat oleh anak-anak, sehingga nilai-nilai anti-bullying dapat tertanam kuat dalam perilaku sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak bukan hanya tahu bahwa bullying itu salah, tetapi juga memahami bagaimana cara mencegahnya dan menjadi teman yang baik bagi semua orang,” ujar Gusti Belo Limbong selaku koordinator Kelompok 3 KKN Tim 94.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk presentasi interaktif, permainan edukatif, hingga simulasi peran (roleplay) yang melibatkan seluruh siswa. Anak-anak diajak mengenali bentuk-bentuk bullying, seperti verbal, fisik, maupun cyberbullying, serta dampak negatifnya bagi korban.
Kepala SD Negeri Pungsari 2, Arif Nur Hidayat, S.Pd, begitu mengapresiasi kegiatan ini.
“Pendekatan yang digunakan Tim 94 UNDIP sangat efektif. Anak-anak terlihat antusias dan lebih paham cara bersikap baik kepada teman-temannya,” ujarnya.

Selain memberikan materi, Tim 94 UNDIP juga membagikan poster edukasi bertema TEMAN agar pesan anti-bullying terus diingat. Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama seluruh siswa dan guru untuk menjadikan SD Negeri Pungsari 2 sebagai “Sekolah Ramah Tanpa Bullying”
Melalui program ini, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang saling mendukung, menghargai perbedaan, dan berani berkata “Tidak!” pada segala bentuk perundungan.











