JATENGKU.COM, KAB. SEMARANGMahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melakukan kegiatan sosialisasi 3 kata Ajaib di SDN Ngajaran 02, pada Selasa (9/9/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja (Proker) Bidang Pendidikan dan Literasi Digital. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga kelas VI dengan antusias.

Dalam sosialisasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS menekankan pentingnya pemahaman mengenai penggunaan tiga kata ajaib, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih. Ketiga kata ini bukan hanya sekadar ungkapan sederhana, tetapi memiliki makna mendalam dalam membangun komunikasi yang sehat dan saling menghargai.

Anak-anak usia sekolah dasar berada pada tahap perkembangan sosial di mana pembiasaan sikap sopan santun dan empati sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya membiasakan tiga kata ajaib sejak dini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan karakter yang santun, menghargai orang lain, serta memperkuat hubungan sosial yang positif di lingkungan mereka.

Selain pemaparan materi, tim KKN juga mengadakan sesi tanya jawab untuk memfasilitasi diskusi antara peserta dan pemateri. Dalam sesi ini, anak-anak diajak untuk mengajukan pertanyaan seputar penggunaan tiga kata ajaib dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa siswa menanyakan kapan sebaiknya kata maaf diucapkan, misalnya ketika melakukan kesalahan kepada teman. Ada pula yang penasaran pada situasi apa kata tolong digunakan, seperti saat membutuhkan bantuan mengerjakan tugas atau meminta tolong mengambil barang.

Tidak ketinggalan, peserta juga membahas pentingnya mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan atau kebaikan dari orang lain. Melalui sesi interaktif ini, anak-anak menjadi lebih memahami penerapan nyata tiga kata ajaib dalam situasi sederhana yang mereka alami sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Guru-guru SDN Ngajaran 02 menilai sosialisasi mengenai tiga kata ajaib sangat bermanfaat, karena masih banyak anak yang belum terbiasa mengucapkan maaf, tolong, dan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari. Guru juga mengapresiasi metode yang digunakan mahasiswa KKN, karena disampaikan dengan cara yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berfoto bersama di SDN Ngajaran 02. Program sosialisasi ini bertujuan untuk membiasakan siswa menggunakan kata-kata ajaib (maaf, tolong, terima kasih) dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal untuk menjalin hubungan sosial yang positif.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa SDN Ngajaran 02 dapat membiasakan diri menggunakan tiga kata ajaib dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan sederhana ini akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk tumbuh sebagai pribadi yang santun, menghargai orang lain, dan mampu menjalin hubungan sosial yang positif.

Mahasiswa KKN UPGRIS pun berharap kegiatan mereka bisa memberi dampak berkelanjutan, terutama dalam menumbuhkan karakter yang beretika serta menciptakan suasana sekolah yang ramah, harmonis, dan penuh rasa saling menghormati.

Editor: Handayat