JATENGKU.COM, SEMARANG — Warga Muktiharjo Kidul khususnya anak-anak dan remaja di RW 8 dan RW 23 mendapatkan penguatan edukasi mengenai penyakit-penyakit yang dapat muncul dan cara mitigasi bencana banjir. Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang merupakan wilayah cekungan yang rawan terdampak banjir.
Penguatan edukasi dilakukan kepada anak-anak dan remaja guna memperdalam pengetahuan dan menyebarluaskan informasi kepada warga lainnya.
Informasi mengenai bencana banjir dan penyakit belum terpapar sepenuhnya kepada anak-anak dan remaja di wilayah Muktiharjo Kidul. Umumnya, banjir dianggap sebagai kondisi harian yang menjadi makanan sehari-hari.
Kondisi ini dapat menjadi boomerang apabila tidak ada langkah pencegahan dan penguatan edukasi kepada anak muda.
Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 138 Kelompok 2 menghadirkan edukasi dan praktik kepada anak-anak dan remaja RW 8 & 23 Muktiharjo Kidul. Edukasi penyakit dan praktik pencegahan penyakit akibat banjir diberikan kepada anak sekolah usia 7-12 tahun. Edukasi yang diberikan berupa kebersihan diri dan lingkungan, kebersihan gigi, penyebab dan gejala DBD, serta praktik pembuatan ovitrap.
Bagi remaja di RW 23, edukasi terkait upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana dihadirkan dalam ruang diskusi. Remaja RW 23 mendapatkan informasi mengenai kondisi wilayah di RW 23, tas siaga bencana, upaya keselamatan dan kesehatan dikala banjir, serta video edukatif yang berisi penyebab banjir dan hal-hal yang harus dilakukan ketika banjir terjadi.

Edukasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sebagai upaya pencegahan banjir. Diharapkan, informasi yang diberikan oleh tim KKN-T 138 dapat disebarluaskan kepada wilayah RW lain sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun kesadaran bersama.
Ketua RT 04, Bapak Sutrisno, menyampaikan harapannya, “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga program edukasi seperti ini terus berlanjut dan bisa membantu warga lebih siap menghadapi musim hujan.”
Program yang dilaksanakan pada 28 Juni dan 2 Juli ini melibatkan mahasiswa Universitas Diponegoro dari berbagai fakultas yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Teknik, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Luaran yang dapat dimanfaatkan oleh warga RW 8 dan RW 23 berupa video edukatif, leaflet, produk ovitrap, dan poster yang dapat ditempel pada balai RW. Melalui program ini, diharapkan dapat membawa manfaat dan pengetahuan untuk warga RW 8 dan 23, seperti adanya program berkelanjutan yang dirancang RW untuk meminimalisir dampak banjir.










