JATENGKU.COM, Sragen — Kecamatan Mondokan merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sragen yang memiliki ikon wilayah berupa Tugu Mandiro sebagai penanda identitas kecamatan. Namun, kondisi tugu pada malam hari sebelumnya kurang terlihat karena minimnya penerangan, sehingga keberadaannya sebagai ikon wilayah belum tampak secara optimal, terutama pada malam hari. Hal ini menjadikan tugu yang seharusnya dapat menjadi simbol identitas dan estetika wilayah belum berfungsi maksimal sebagai penanda visual Kecamatan Mondokan.

Menjawab kondisi tersebut, Cahaya Bisma, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Mondokan, menggagas program kerja berupa pemasangan penerangan tugu berbasis tenaga surya dengan sensor cahaya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas Tugu Mandiro pada malam hari sekaligus memperkuat identitas wilayah Kecamatan Mondokan sebagai salah satu ikon kecamatan.

Pemasangan penerangan dilakukan dengan memanfaatkan lampu tenaga surya yang dilengkapi sensor cahaya otomatis, sehingga lampu akan menyala secara otomatis saat malam hari dan mati saat siang hari. Penggunaan energi surya dipilih sebagai bentuk pemanfaatan energi terbarukan yang efisien serta tidak membebani penggunaan listrik konvensional. Selain berfungsi sebagai penerangan, keberadaan lampu ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai estetika kawasan sekitar tugu serta menjadikan Tugu Mandiro lebih terlihat dan representatif sebagai simbol wilayah.

Pelaksanaan pemasangan dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, bertempat di area Tugu Mandiro, Kecamatan Mondokan. Kegiatan ini melibatkan Sekretaris Kecamatan Mondokan, Budiyanto, tim KKN, serta warga sekitar yang turut membantu dalam proses pemasangan dan penataan penerangan.

Setelah pemasangan dilakukan, Tugu Mandiro kini tampak lebih terang dan jelas terlihat pada malam hari. Penerangan yang terpasang tidak hanya meningkatkan visibilitas tugu, tetapi juga menambah nilai estetika kawasan di sekitarnya. Dengan adanya penerangan berbasis tenaga surya ini, tugu diharapkan dapat semakin dikenal sebagai ikon Kecamatan Mondokan sekaligus menjadi titik identitas wilayah yang dapat dinikmati masyarakat, baik pada siang maupun malam hari.

Program kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan identitas wilayah Kecamatan Mondokan melalui penataan elemen visual kawasan yang lebih representatif. Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan dalam penerangan tugu juga diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi sederhana yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Editor: Handayat

Tag