JATENGKU.COM, Ketitanglor — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 1 Kelompok 54 Desa Ketitang Lor sukses menggelar kegiatan Lokal Fest sebagai salah satu program tim KKN yang berkolaborasi dengan komunitas PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga). Lokal Fest merupakan pengembangan dari program desa yang sudah dilaksanakan sebelumnya satu kali setiap bulan pada hari Minggu Kliwon.
Tim KKN yang terdiri dari Luthan Maulana (Manajemen dan Administrasi Logistik), Yaser Rafi P. (Sastra Indonesia), Dandy Kuniawan (Peternakan), Fasya Anindita L. P. (Ekonomi), Lucky Aditya B. (Teknik Elektro), Shekina Abelia M. U. (Teknik Mesin), Naya Nasywaa A. (Teknik Arsitektur), dan I Wayan Nararya N. P. (Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan) berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu meningkatkan perekonomian sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Lokal Fest merupakan sebuah acara yang bertujuan membantu perputaran ekonomi masyarakat dengan menghadirkan sekitar 30 pelaku UMKM dari dalam maupun luar desa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga 87,5% dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, menandakan semakin besarnya minat masyarakat terhadap Pasar Lokal sebagai wadah promosi dan pemasaran produk.
Salah satu pelaku UMKM yang ikut serta dalam acara Lokal Fest, Ibu Nur Hikmah, menyampaikan bahwa kegiatan Lokal Fest berjalan dengan lancar dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat. “Kegiatan ini diikuti warga dengan sangat antusias, mulai dari partisipasi pelaku UMKM hingga keikutsertaan dalam berbagai perlombaan,” ujarnya.
Selain pameran UMKM, acara juga dimeriahkan dengan jalan sehat bersama warga yang mencapai lebih dari 100 peserta, serta pembagian doorprize yang semakin menambah semangat kebersamaan. Berbagai perlombaan turut memeriahkan suasana, seperti lomba mewarnai tingkat PAUD, TK, dan SD. Total peserta lomba mewarnai mencapai lebih dari 50 anak.
Tak hanya itu, panitia KKN UNDIP juga mengadakan penghargaan khusus bagi pelaku usaha, yaitu UMKM terfavorit dan UMKM terheboh. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar UMKM terus berinovasi dan berkembang.
“Pemberian penghargaan UMKM terfavorit dan UMKM terheboh bertujuan untuk meningkatkan motivasi pelaku usaha agar terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas dalam berjualan. Harapannya, UMKM lokal dapat semakin berkembang dan mampu bersaing, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian desa,” ujar Luthan selaku Ketua KKN UNDIP Kelompok 54.
Mekanisme penilaian UMKM terfavorit dilakukan melalui sistem voting pengunjung menggunakan voucher, sementara UMKM terheboh dinilai berdasarkan kreativitas desain tenant dan cara berjualan.
Meskipun sempat diterpa hujan, antusiasme warga tetap tinggi. Masyarakat tetap bertahan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Hal ini membuktikan, bahwa kegiatan Lokal Fest mendapat sambutan positif dan berjalan sesuai dengan perencanaan
Salah satu anggota PEKKA Ketitanglor, Ibu Siti, menyampaikan bahwa Lokal Fest diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong UMKM lokal agar semakin maju, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan masyarakat terhadap potensi desanya,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Lokal Fest ini, mahasiswa KKN UNDIP Tim 1 Kelompok 54 membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.







