JATENGKU.COM, SEMARANG – Pelayanan administrasi kependudukan merupakan hal yang esensial dengan kaitannya langsung pada hak-hak dasar warga negara, seperti akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami alur dan syarat dalam pengurusan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian hingga Surat Pindah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang ditempatkan di Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang, melaksanakan kegiatan edukasi terkait alur pelayanan kependudukan sebagai salah satu program kerja multidisiplin 1 yang dilaksanakan oleh Wiga Tiara Pertiwi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi warga terkait bagaimana dan apa saja tahapan dalam prosedur pelayanan administrasi yang benar, mudah dan terjangkau.

Pelaksanaan edukasi yang dilakukan oleh Wiga Tiara Pertiwi terkait alur pelayanan administrasi kependudukan (Sumber: PDD Kelompok 3 Tim 64 KKN UNDIP 2025)

Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan metode penyuluhan ringan dan dialog terbuka bersama warga sekitar 26 warga yang hadir di aula rw 10. Mahasiswa menyediakan media visual berupa poster untuk dijelaskan kepada warga dan disebar di beberapa tempat di rw 10, serta penjelasan dengan tatap muka dan dialog secara santai namum informatif. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Alur pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Surat Pindah
  • Syarat dokumen apa saja yang harus dilengkapi
  • Layanan Dukcapil yang berbasis online melalui Si D’noK

Selain menjelaskan prosedur, mahasiswa juga menampung beberapa pertanyaan dan kendala yang selama ini dialami oleh warga dalam pengurusan dokumen.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari warga rusun Kaligawe tepatnya di rw 10. Banyak warga yang merasa terbantu karena baru mengetahui informasi detail yang sebelumnya sulit dipahami. Beberapa warga juga menyampaikan kendala teknis, seperti kesulitan dalam mengakses layanan online atau belum mengetahui syarat terbaru untuk pengurusan dokumen tertentu.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga dapat lebih siap dan mandiri dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa bergantung pada perantara atau mengalami kesalahan administratif. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh pada saat di bangku kuliah.

Melalui pendekatan yang sederhana dan bersahabat, edukasi terkait kependudukan menjadi lebih dekat dengan masyarakat sebagai langkah awal dalam membangun warga yang sadar akan administrasi dan melek akan dokumen kependudukan.

Penulis: Wiga Tiara Pertiwi
Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tim 64 Kelompok 3 Universitas Diponegoro 2025: Dr. Dyah Ari Wulandari, S.T., M.T.

Editor: Handayat