JATENGKU.COM, Demak — Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2026 merupakan kegiatan Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan yang dilakukan melalui Program Posyandu Balita dan Posyandu Lansia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta derajat kesehatan masyarakat Dukuh Tambak Polo terhadap pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin setiap bulan dan upaya deteksi dini terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang sering dialami oleh balita maupun lansia di wilayah pesisir.

Kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan ini melibatkan mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN juga bekerja sama dengan kader posyandu dan tenaga kesehatan setempat yang berperan aktif dalam proses pelaksanaan pemeriksaan dan pendataan kesehatan. Sasaran utama kegiatan ini adalah balita dan lansia di wilayah setempat. Balita dan lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap permasalahan kesehatan sehingga memerlukan perhatian khusus dalam pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

Kegiatan ini dilaksanakan di Dukuh Tambak Polo, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Lokasi tersebut merupakan wilayah pesisir yang memiliki karakteristik lingkungan serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang menuntut adanya peningkatan akses terhadap layanan kesehatan. Kondisi topografi jalan menuju lokasi terbilang cukup ekstrem, dengan akses yang hanya dapat ditempuh menggunakan sepeda motor dan perahu. Namun, antusiasme masyarakat Dukuh Tambak Polo serta semangat mahasiswa KKN tidak menjadi halangan dalam pelaksanaan kegiatan Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan di lokasi tersebut.

Konsultasi kesehatan secara langsung bersama dr. Dinda Saraswati Ratnaningsih, Sp.PD

Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi dua posko. Posko pertama merupakan Posyandu Balita yang meliputi rangkaian pemeriksaan kesehatan berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar lengan atas (LILA), dan pengukuran lingkar kepala. Rangkaian pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau status gizi dan tumbuh kembang balita secara menyeluruh, termasuk mendeteksi risiko stunting yang merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan nutrisi dalam jangka panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, yang dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif.

Pada Posyandu Lansia dilakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan gula darah, penimbangan berat badan, serta pengukuran lingkar pinggang. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam mendeteksi risiko penyakit tidak menular yang umum dialami oleh lansia, seperti diabetes dan hipertensi. Selain itu, pemeriksaan ini juga memberikan informasi dan edukasi kepada lansia agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan mereka yang rentan terhadap berbagai risiko penyakit.

Setelah proses pemeriksaan selesai, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk melakukan konsultasi kesehatan secara langsung dengan dokter dari Universitas Diponegoro yang terdiri dari satu dokter spesialis penyakit dalam dan dua dokter umum. Pada sesi ini, masyarakat dapat berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan tubuh berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. Masyarakat juga diberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan, saran pola hidup sehat, serta rekomendasi tindak lanjut apabila diperlukan. Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro bersama kader posyandu dan tenaga kesehatan dengan tetap memperhatikan prosedur dan standar pelayanan kesehatan.

Kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan ini memperoleh respons positif dan antusiasme dari masyarakat yang hadir, ditunjukkan dengan keterlibatan aktif warga selama kegiatan berlangsung. Hasil konsultasi dengan dokter diharapkan dapat menjadi bekal dan pandangan bagi masyarakat pesisir dalam menjaga kesehatan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan memahami kondisi kesehatannya, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta mampu melakukan pencegahan dan pengendalian risiko penyakit sejak dini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat serta menciptakan dampak berkelanjutan dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Dukuh Tambak Polo.

Editor: Handayat

Tag