JATENGKU.COM, Gombong — Upaya pengembangan wisata Curug Gombong terus menunjukkan arah yang positif melalui kegiatan perencanaan yang dilakukan secara terstruktur. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Gombong, Wahyu, dalam wawancara yang dilakukan pada Sabtu, 8 Februari 2026, di Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan.
Menurut Wahyu, kegiatan perencanaan yang telah disusun dinilai sangat baik karena mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai arah pengembangan wisata Curug Gombong ke depan. Perencanaan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan agar pengelolaan wisata dapat berjalan dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa adanya dokumen perencanaan menjadi pedoman penting bagi desa dan pengelola dalam mengembangkan potensi wisata alam Curug Gombong. Dengan perencanaan yang matang, pengelolaan wisata diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kondisi lingkungan serta kebutuhan masyarakat setempat.
Wahyu juga menyampaikan bahwa proses penyusunan rencana pengembangan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro. Keterlibatan tim KKN dinilai membantu desa dalam menyusun gagasan dan konsep pengembangan wisata secara lebih sistematis.
Keberadaan rencana pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program wisata Curug Gombong ke depan. Selain itu, perencanaan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Gombong.
Melalui langkah perencanaan yang telah dilakukan, pengelola desa optimistis bahwa wisata Curug Gombong dapat berkembang secara berkelanjutan. Pemerintah desa dan BUMDes berharap sinergi antara perencanaan, pengelolaan, dan partisipasi masyarakat dapat terus terjaga demi kemajuan wisata desa.







