JATENGKU.COM, Semarang — Program KKN UPGRIS MENGABDI 2026 yang dilaksanakan di 10 kelurahan Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, menjadi wujud komitmen Universitas PGRI Semarang dalam mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat sekaligus mengimplementasikan hal yang diperoleh di bangku kuliah diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.

Tujuan dari adanya kegiatan KKN untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kepekaan sosial, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika masyarakat. Selain itu, program ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan potensi akademik mahasiswa agar tercipta solusi yang aplikatif dan tepat sasaran.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa ditempatkan di 10 kelurahan di Kecamatan Pedurungan dan melaksanakan program kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas di Bidang Pendidikan dan Literasi Digital, Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Bidang Kewirausahaan dan Pariwisata, serta Bidang Publikasi dan Perlengkapan.

Pada bidang pendidikan dan literasi digital, mahasiswa berfokus pendampingan bagi anak-anak, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, diiringi dengan edukasi pemanfaatan teknologi secara bijak bagi pelajar serta masyarakat. Kemudian pada bidang kesehatan dan lingkungan, mahasiswa turut berkontribusi melalui pendampingan kegiatan seperti posyandu, kampanye pola hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah, serta upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, bidang kewirausahaan dan pariwisata berfokus pada penguatan potensi ekonomi lokal, khususnya melalui pendampingan UMKM, pengembangan produk unggulan, strategi pemasaran digital, serta promosi potensi wisata berbasis kearifan lokal di masing-masing kelurahan.

Adapun bidang publikasi dan perlengkapan berperan penting dalam mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan KKN, menyebarluaskan informasi kepada publik, serta mendukung kelancaran pelaksanaan program melalui pengelolaan media, dokumentasi, dan sarana pendukung kegiatan.

Pendekatan yang dilakukan mahasiswa selama kegiatan menunjukkan tujuan utama dari KKN UPGRIS MENGABDI: membentuk karakter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga responsif terhadap dinamika sosial dan kebutuhan komunitas lokal, hal ini menjadi pembekalaan bagi mahasiswa pada saat memsauki dunia kerja. Kegiatan ini menjadi ruang aplikasi ilmu dan pembelajaran nyata yang memberi manfaat langsung bagi warga Pedurungan.

Sebagai puncak kegiatan, mahasiswa KKN UPGRIS MENGABDI menyelenggarakan Expo KKN dengan tema “Jembatan Antar Generasi Untuk Membangun Negeri”. Expo ini menjadi ajang publikasi hasil pengabdian mahasiswa dari seluruh bidang yang telah dilaksanakan di 10 kelurahan Kecamatan Pedurungan.

Berbagai program unggulan, seperti bazar produk UMKM binaan, serta dokumentasi kegiatan ditampilkan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas.

Melalui expo ini, mahasiswa berharap mampu menjembatani gagasan dan inovasi generasi muda dengan pengalaman serta kearifan masyarakat. Tema yang diusung menegaskan pentingnya kolaborasi lintas generasi dalam membangun negeri secara berkelanjutan.

Editor: Handayat

Tag