JATENGKU.COM, BATANGMahasiswa Psikologi Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 41 melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Manajemen Stres untuk Pelaku UMKM” di Dusun Tumbrep, Desa Tumbrep, Kabupaten Batang, pada Selasa (15/07/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, terutama para ibu rumah tangga yang menjalankan usaha rumahan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM mengenali dan mengelola stres yang kerap muncul dalam menjalankan usaha, terutama saat menghadapi tekanan ekonomi dan beban pekerjaan.

Dalam penyampaian materinya, mahasiswa KKN mengangkat isu pentingnya kesadaran diri terhadap tanda-tanda stres seperti mudah lelah, emosi tidak stabil, hingga kesulitan fokus dalam bekerja.

Materi edukasi dikemas secara interaktif dan mudah dipahami oleh peserta. Para peserta diajak memahami bahwa stres bukan untuk dihindari, melainkan untuk dikelola agar usaha tetap berjalan lancar dan hidup tetap seimbang.

Beberapa strategi sederhana yang disampaikan meliputi teknik pernapasan 4-7-8, membuat skala prioritas kerja, serta pentingnya mengambil jeda singkat di sela-sela aktivitas usaha.

“Kadang yang bikin stres makin berat bukan masalahnya, tapi karena kita simpan semuanya sendiri. Lewat edukasi ini, kami ingin para pelaku UMKM tahu bahwa mereka tidak sendirian dan ada cara sederhana untuk tetap waras dan produktif,” ujar Aydin, mahasiswa fakultas psikologi yang menjadi pemateri.

Kegiatan edukasi ini juga dilengkapi dengan pembagian leaflet berisi informasi singkat mengenai cara mengelola stres sehari-hari. Leaflet tersebut mencakup langkah-langkah praktis seperti mengambil waktu istirahat, berbagi cerita dengan sesama, serta menyusun skala prioritas untuk pekerjaan harian.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Dusun Tumbrep semakin teredukasi mengenai pentingnya kesehatan mental dalam mendukung keberlanjutan usaha mereka.

Editor: Handayat